KAJIAN POTENSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DALAM UPAYA MENGURANGI LIMBAH DI INDUSTRI TAHU KURING, BANTUL, YOGYAKARTA
Najwa Ratuasya, Ir. Pujo Saroyo, M.Eng.Sc.; Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si.
2025 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
Industri Tahu Kuring merupakan salah satu industri tahu di Yogyakarta dengan kapasitas produksi mencapai 500 kg per hari. Dalam proses pembuatannya, industri ini menghasilkan limbah cair yang dibuang langsung ke lingkungan tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu sehingga berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan mempengaruhi kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan limbah untuk meminimalkan dampak dari pencemaran dan meningkatkan efisiensi pengolahan di Industri Tahu Kuring dengan kajian penerapan produksi bersih guna mengurangi limbah. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji alternatif produksi bersih yang didapatkan dari segi teknis, lingkungan, dan ekonomi serta memberikan rekomendasi alternatif produksi bersih pada Industri Tahu Kuring. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data kuantitatif kemudian disusun neraca massa produksi, penentuan faktor penyebab munculnya limbah, serta penyusunan alternatif produksi bersih yang kemudian dianalisis kelayakannya secara teknis, ekonomi dan lingkungan. Hasil penelitian didapatkan 3 alternatif produksi bersih, yaitu penggunaan kembali air pencucian ketiga, pemanfaatan whey menjadi pupuk cair, dan sistem daur ulang air dengan penyaringan sisa air perendaman dan pencucian. Setelah dikaji kelayakan teknis, lingkungan, dan ekonomi, ketiga alternatif tersebut dikatakan layak dan dapat direkomendasikan ke industri.
Tahu Kuring Industry is one of the tofu industries in Yogyakarta with a production capacity of up to 500 kg per day. In the manufacturing process, this industry produces liquid waste that is discharged directly into the environment without any prior processing, which has the potential to cause environmental pollution and affect human health. Therefore, waste management is necessary to minimize the impact of pollution and increase processing efficiency in the Tahu Kuring Industry with a study of the application of clean production to reduce waste. This study was conducted to examine clean production alternatives obtained from technical, environmental, and economic aspects and to provide recommendations for clean production alternatives in the Tahu Kuring Industry. The study was conducted by collecting quantitative data, then compiling a mass balance of production, determining the factors causing waste, and compiling clean production alternatives which were then analyzed for their technical, economic, and environmental feasibility. The results of the study obtained 3 clean production alternatives, namely reusing the third washing water, utilizing whey as liquid fertilizer, and a water recycling system by filtering the remaining soaking and washing water. After being studied for technical, environmental, and economic feasibility, the three alternatives were said to be feasible and could be recommended to the industry.
Kata Kunci : analisis kelayakan, industri tahu, limbah, produksi bersih