Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi praktek keluarga berencana di kecamatan Pengasih

Lelana Endah Widjiastuti, Drs. Tukiran

1983 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Pertambahan penduduk yang cepat merupakan salah satu masalah bagi Negara Republik Indonesia yang sedang berkembang dan membangun. Salah satu usaha untuk memperlambat laju pertambahan penduduk adalah menurunkan tingkat kelahiran melalui Keluarga Berencana. Di harapkan tingkat kelahiran kasar akan terjadi penurunan sekitar 22-23 jiwa/1.000 penduduk pada tahun 1990, dibanding keadaan tahun 1971. Penelitian ini dilakukan di daerah Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo dengan tujuan ingin mengetahui keadaan penduduk, pelaksanaan Keluarga Berencana dan pengaruh faktor pendidikan istri, jumlah anak yang masih hidup, jumlah anak yang diinginkan dan ponghasilan keluarga dengan praktek Keluarga Berencana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposif, sedang pengambilan daerah sampel dilakukan secara random. Responden yang diambil adalah wanita yang tercatat sebagai akseptor berumur 25-39 tahun pada saat penelitian yang diperoleh secara random. Data yang dikumpulkan ialah data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dan data sekunder yang diperoleh dari kantor yang ada hubungannya dengan penelitian. Analisa data memakai tabel satu variabel dan tabel silang dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh faktor pendidikan istri, jumlah anak yang masih hidup dan penghasilan keluarga dengan praktek keluarga Berencana adalah positif, sedangkan faktor jumlah anak yang di inginkan dengan praktek Keluarga Berencana negatif

-

Kata Kunci : Keluarga berencana,Pengasih,Kulonprogo,DIY

  1. S1-1983-1835-Abstract.pdf  
  2. S1-1983-1835-Blibliography.pdf  
  3. S1-1983-1835-Title.pdf