Laporkan Masalah

Class Privilege: The Association Between Class Origins and Indonesian Children's Academic and Cognitive Performance

Koes Afifah Qurratuaini Putri, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Terdapat konsensus umum bahwa strata kelas atau status sosial ekonomi anak-anak memiliki pengaruh terhadap prestasi akademis mereka. Data terbaru menunjukkan adanya kesenjangan kelas dalam prestasi pendidikan anak-anak Indonesia, membuktikan kebenaran dari studi dan teori yang ada. Banyak penelitian terdahulu telah menganalisis asosiasi antara status sosioekonomi di masa kecil dan capaian pendidikan di kemudian hari menggunakan pengukuran status sosioekonomi secara indeks. Namun, penggunaan pengukuran komposisi mungkin mengaburkan pengaruh dari masing-masing komponen dan tidak memberikan wawasan yang jelas untuk implikasi kebijakan. Skripsi ini mengekstrak data longitudinal dari gelombang ketiga sampai kelima Indonesian Family Life Survey (IFLS), dan menggunakan pengukuran kelas baru dari Bank Dunia untuk menganalisis hubungan asal kelas anak dengan perkembangan intelegensi mereka. Studi ini menemukan bahwa anak-anak yang berasal dari strata kelas atas cenderung memiliki prestasi akademik dan kognitif yang lebih baik, khususnya mereka yang berasal dari kelas menengah dan atas. Meskipun asal kelas tidak menjelaskan kemungkinan mobilitas ke atas dalam pendidikan, efek kelompok menyiratkan adanya pengaruh jangka panjang dari krisis yang terjadi di masa kanak-kanak. Analisis tambahan berdasarkan gender, area tinggal, dan lokasi geografis dilakukan untuk menilik hubungan antara kedua variabel lebih jauh.

There is a general consensus that the class strata or socioeconomic status of children has an influence on their academic performance. Recent data show the prevalence of class disparity in Indonesian children’s educational achievements, which confirms the existing studies and theories. Several studies have examined the association between SES at childhood and later academic achievements using indexed measurements of SES. However, the use of composite measures might obscure the influence of each components and does not provide clear insights for policy implications. This thesis draws longitudinal data from the third to fifth wave of the Indonesian Family Life Survey (IFLS), and uses a novel measurement of class from the World Bank to determine the relationship between children’s class origins and later intellectual development. The study found that children coming from higher class strata are more likely to perform better in their academic and cognitive abilities, especially those from the middle- and upper-class. While the class origins do not explain the likelihood of upward mobility in education, cohort effects play a critical role, implying the lasting effect of disruptions at childhood. Additional analyses based on gender, residential area, and geographical location were employed to further examine the relationship.

Kata Kunci : Class Origin, Academic Performance, Cognitive Development

  1. S1-2025-473506-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473506-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473506-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473506-title.pdf