Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Masamba Kabupaten Luwu Utara, 2000-2003
RUM, Ednan Juni, Drs. Ari Sudarman, M.Ec
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja selama kurun waktu tahun 2000 sampai dengan 2003 dan menentukan strategi pengembangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Masamba. Penilaian tersebut berdasarkan Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM, dan untuk pengembangan digunakan alat analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman). Data yang dipergunakan adalah data primer dan sekunder, data primer di peroleh dengan cara studi lapangan, yaitu dengan cara melakukan pengamatan pada obyek penelitian, wawancara dan diskusi dengan pihak manajemen perusahaan dan pihak-pihak yang terkait. Studi lapangan ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal yang dimiliki perusahaan dan penentuan bobot dan renking masing-masing faktor tersebut, sedangkan data sekunder yang dipergunakan yaitu neraca, laporan laba-rugi dan data non keuangan yang mencakup aspek operasional dan administrasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja PDAM Tirta Dharma Masamba selama periode pengamatan diperoleh nilai kinerja antara 41,35 sampai dengan 54,4, nilai kinerja terendah 41,35 dengan kategori “kurang†pada tahun 2000 dan tertinggi 54,4 dengan kategori “cukup†pada tahun 2001. Hasil perhitungan pembobotan analisis SWOT menunjukkan total skor faktor strategis internal adalah sebesar 2,78 dan total skor strategis eksternal adalah sebesar 2,89, angka ini menunjukkan posisi PDAM Tirta Dharma Masamba pada matrik Analisis SWOT berada pada kuadran 1, yaitu pertumbuhan dan stabilitas. Kondisi dan posisi perusahaan tersebut di atas, maka strategi pertumbuhan yang dapat dilakukan adalah konsentrasi melalui integrasi horizontal, dengan lebih memfokuskan pada pengembangan organisasi secara internal melalui pembenahan sistem organisasi agar lebih efektif yaitu dengan menata dan memperbaiki peraturan yang terkait dengan perusahaan agar kultur perusahaan dapat berkembang menjadi organisasi usaha yang mandiri, mengoptimalkan sarana dan prasarana yang sudah ada, pengendalian atas biaya umum dan administrasi.
This research aims at measuring and evaluating performance of PDAM during the period of 2000-2003 and also determining the strategy of development of PDAM Tirta Dharma Masamba. Assessments to level of the performance based on Minister for Internal Affairs decree Number 47/1999 about Guidance of Performance Assessment of Company of Drinking Water Area. In conceiving the strategy of development, SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis is utilized. Data used are primary and secondary data. Primary data acquired by field study, that are by conducting interview and discussion about perception of the object perceived by unrig used as the secondary data. Not withstanding, non financial date are also included such as the operational and administration aspects. Results of the analysis indicate that performance of PDAM Tirta Dharma Masamba during period of perception ranges from 41,35 to 54,4. The lowest performance value is 41,35 and this is categorized as “ enough†that prevailed in 2000 and the highest performance value prevailed in 2001 in which it is said “good†category. Results of calculation of weighted SWOT analysis show that total score of internal strategic factors is to 2,72 and total score pf strategic external factors is 2,89. These numbers indicate that the position of PDAM Tirta Dharma Masamba on SWOT analysis Matrix is on quadrant 1 that is Growth and Stability Strategy. Predicated on the position and circumstances mentioned above the company, growth strategy can be done by concentration thorough horizontal integration in which interests must be focused on internal organization development. It is implemented by correcting the organizational systems in order to land to effectiveness that is to arrange and improve various related regulations within the company so that the company’s culture can gradually be drive into a company that is self-supporting company, that optimal the utility of Its facilities, that is able to control the general and administrative expenses.
Kata Kunci : Kinerja PDAM,Pertumbuhan dan Stabilitas,evaluating, growth and stability