Upaya peningkatan pendapatan asli daerah Kota Bengkulu
HARTONO, Dadi, Drs. Ari Sudarman, M.Ec
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama yang berasal dari pajak daerah dan retribusi daerah yang potensial. Pajak daerah dan retribusi daerah yang potensial dapat dikembangkan sesuai atau selaras dengan perkembangan sektor ekonomi potensial yang ada di Kota Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bengkulu periode 2001-2003, Produk Domestik Regional Bruto Kota Bengkulu tahun 2001-2003, Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Bengkulu tahun 2001-2003 dan Penadapatan Per Kapita Penduduk Kota Bengkulu. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Shift-Share (SS), Overlay, Analisis Elastisitas dan Klasifikasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang potensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis pajak daerah berkatagori prima adalah pajak hotel dan restoran, pajak reklame, pajak penerangan jalan dan pajak bahan galian golongan C. Retribusi daerah yang berkategori prima adalah retribusi kesehatan, retribusi pelayanan kebersihan, retribusi biaya cetak KTP dan akte kelahiran, retribusi parkir, retribusi pasar, retribusi terminal, retribusi tempat rekreasi dan olahraga, retribusi IMB, retribusi izin gangguan, retribusi SIUP dan retribusi TDP. Untuk retribusi berkategori potensial adalah retribusi rumah potong hewan dan retribusi izin trayek. Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), prioritas pembangunan sektor ekonomi yang potensial Kota Bengkulu adalah sektor bangunan, sektor pengangkutan dan komunikasi. Karena dengan pengembangan sektor ekonomi yang potensial akan meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga kemampuan masyarakat dapat meningkat pula. Apabila kemampuan membayar masyarakat meningkat, akan memudahkan bagi Pemerintah Kota Bengkulu dalam upaya pemungutan terhadap pajak daerah dan retribusi daerah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu.
This study was intended to identify and analysis effort of increasing of regional naturan income, specially that came from potential regional tax and retribution. The potential regional tax and retribution can be developed according to potential economic sector growth that exist in Bengkulu munipicapality. Data used in this study was obtained from budget report of Bengkulu municipality from 2001 to 2003, regional natural income report book of regional gross domestic product municipality from 2001 t0 2003, regional gross domestic product Province Bengkulu from 2001 to 2003 and private income per capita Bengkulu Municipality. Analitical tool used in this study was Location Quotient (LQ), Shift-Share (SS), Overlay, Elasticity Analysis and Clasification of Potential Tax and Retribution. The result of the study suggest that regional tax categorize as primary were hotel and rettaurant tax, advertising tax, road lighting tax, extractive classify C tax. Regional retribution categorized primary were health retribution, service cleanliness retribution, resident card and birth certificate retribution, bus station retribution, market retribution, place rekreation and sport retribution, construct permit retribution, trouble permit retribution, letter of licence trade retribution and sign enlist company retribution. Where was retribution categorized potential were slaughtering retribution and route permit retribution. To increase regional natural income priority on potential sector were building sector, transportation and comunication sector. By development of potential economic sector, it will increase too. Mote over it will easier to regional government of Bengkulu in regional tax and retribution collection difined by government.
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah,Pajak dan Retribusi Daerah