Laporkan Masalah

KUALITAS SPERMATOZOA KAUDA EPIDIDIMIS KUCING PADA KELOMPOK BERAT BADAN BERBEDA

Putri Renata Nadyasuara, drh. Sri Gustari, M.P.

2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling diminati di Indonesia. Sering meningkatnya minat masyarakat terhadap kucing, peternak kucing (breeder) pun semakin berkembang, terutama dalam upaya mengembangbiakkan kucing berkualitas. Salah satu faktor utama dalam keberhasilan reproduksi adalah kualitas spermatozoa, termasuk berat badan kucing. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas spermatozoa kauda epididimis pada kucing domestik dengan berat badan yang berbeda. Sampel semen di koleksi dari kauda epididimis menggunakan metode pencacahan lalu dibagi menjadi 3 kelompok: <3kg>4kg. Masung masing kelompok sebanyak 7 sampel, total sampel yang digunakan adalah sebanyak 21 sampel. Parameter yang dianalisis meliputi motilitas, viabilitas, dan konsentrasi spermatozoa. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk  mengetahui adanya perbedaan signifikan antar kelompok berat badan. Pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam ketiga uji. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa berat badan tidak berpengaruh terhadap motilitas, viabilitas, dan konsentrasi spermatozoa. 

Cats are among the most popular pets in Indonesia. With the increasing interest in cats, cat breeding has also developed, particularly to produce high-quality cats. One of the main factors in succesful reproduction is the quality of the males spermatozoa. Various factors can influence spermatozoa quality, including the cats body weight. This study aims to evaluate the quality of cauda epididymal spermatozoa in domestic cats with different body weights. Semen samples were collected from the cauda epididymis using cutting method and divided into three groups: <3kg>4kg. Each group consisted of 7 samples, making a total of 21 samples. The parameters analyzed using ANOVA to determine if there were significant differences among the body weight groups. The results showed that there were no significant differences in spermatozoa quality among the different weight groups.

Kata Kunci : kucing, spermatozoa, kauda epididimis, berat badan, kualitas sperma

  1. S1-2025-474995-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474995-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474995-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474995-title.pdf