Laporkan Masalah

Identifikasi konsentrasi geografis dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku, periode 1997-2003

ASSAGAFF, Nur, Prof.Dr. Dibyo Prabowo, MSc

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini ditujukkan untuk mengetahui konsentrasi, kegiatan ekonomi potensial, serta pola dan struktur pertumbuhan ekonomi di daerah Provinsi Maluku menurut daerah kabupaten/kota dengan menggunakan alat analisis Herfindahl Index, Location Quotient, Model Rasio Pertumbuhan, Overlay, Prioritas Sektor dan Klassen Typologi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sektor-sektor yang memperlihatkan tingkat konsentrasi rata-rata yang tinggi di Provinsi Maluku adalah sektor pertambangan dan galian, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor industri pengolahan, sektor listrik dan air bersih, sektor keuangan persewahan dan jasa perusahaan, serta sektor jasa-jasa. Sektor-sekor lainnya seperti sektor perdagangan hotel dan restoran, sektor bangunan/ konstruksi, sektor pertanian relatif terdistribusi secara merata. Berdasarkan analisis Klassen Typologi, Kabupaten Maluku Tenggara Barat diklasifikasikan sebagai daerah tertinggal tahun 1998, 2003 dan sebagai daerah berkembang cepat pada tahun 1999, 2000, 2001, 2002. Kabupaten Maluku Tenggara diklasifikasikan daerah berkembang cepat periode 1998 –2002 dan sebagai daerah relatif tertinggal pada tahun 2003. Kabupaten Maluku Tengah diklasifikasikan sebagai daerah berkembang cepat tahun 1998, 2000, dan 2001 dan sebagai daerah relatif tertinggal pada tahun 1999, 2002, dan 2003. Kabupaten Pulau Buru diklasifikasikan daerah berkembang cepat pada tahun 1999 dan 2001 dan sebagai daerah relatif tertinggal pada tahun 1998, 2000, 2002, dan 2003. Kota Ambon diklasifikasikan sebagai daerah yang maju tapi tertekan pada 1998, 2000, dan 2001, serta menjadi daerah yang maju dan tumbuh cepat pada tahun 1999, 2002, dan 2003. Analisis Prioritas sektoral menunjukkan bahwa prioritas sektor utama pada daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat adalah sektor pengangkutan dan komunikasi. Kabupaten Maluku Tenggara adalah sektor pertanian. Kabupaten Maluku Tengah adalah sektor Pertambangan dan Penggalian. Kabupaten Pulau Buru adalah sektor jasa-jasa,. Kota Ambon adalah Listrik, gas dan air bersih

This research is objective to find out geographic concentration of economic activity, priority by sector, and pattern and growth economic structure in Moluccas Province according to Regency/Municipality, that use Herfindhal index, Location Quotient, Growth Ratio Model, Overlay, priority by sector, and Klassen Typology analysis tools. The findings of this research indicate that sectors with higher concentration are mining and quarrying; transport and communication; manufacturing industry; Electric and water supplay; financing, leasing, and company service, and service. While another sectors with lower concentration are construction; trade, hotels and restoran; and agriculture. Based on Typology classen analysis, Western South East Moluccas Regency is clasified as backward region in 1998 and 2003, and as as rapid growth but stressed region in 1999, 2000, 2001, 2002. South East Moluccas Regency is clasified as rapid growth region as long as 1998 -2002 time period and is classified as backward region in 2003. Centre Moluccas Regency is classified as rapid growth region in 1998, 2000 and 2001, and is classified as backward region in 1999, 2002, 2003. Pulau Buru Regency is classified as rapid growth region in 1999 and 2001 and is classified as backward region in 1998, 2000, 2002, and 2003. Ambon Municipality is classified as rapid growth but stressed region in 1998, 2000, and 2001, and is classified as advance and rapid growth region in 1999, 2002, and 2003. Priority by sectors analysis show that transport and communication are priority sectors in Western South East Moluccas Regency. Sectors Agriculture are priority sectors in South East Moluccas Regency. Mining and quarrying are priority sectors in centre Moluccas Regency. Services are priority sectors in Pulau Buru Regency. Electric and water supplay are priority sectors in Ambon Municipality

Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Konsentrasi Geografis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.