Analisis Pengungkapan Laporan Keberlanjutan Menggunakan Pedoman GRI (Studi pada Perusahaan Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
MAHARANI ARIELA PUTRI, Hardo Basuki, Dr., M.Soc.Sc., CSA., CA
2025 | Skripsi | AKUNTANSI
Pelaporan keberlanjutan menjadi topik yang menarik dalam beberapa tahun terakhir. Topik ini didukung oleh tujuan pembangunan berkelanjutan PBB (SDGs) dan Global Reporting Initiatives (GRI). Dengan berkembangnya pelaporan keberlanjutan, penelitian ini mengkaji terkait analisis tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan pada perusahaan terdaftar di BEI dengan menggunakan pedoman GRI selama periode tahun 2023-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan konten analisis sebagai metode analisis data. Penelitian ini menganalisis laporan keberlanjutan dari 75 perusahaan yang terbagi dalam sebelas sektor berbeda sesuai klasifikasi IDX Industrial Classification. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam
pengungkapan antar sektor. Sektor Financials menunjukkan dominasi jumlah pelaporan, namun pengungkapannya cenderung berfokus pada aspek ekonomi dan kurang pada aspek lingkungan dan sosial. Sebaliknya, sektor Energi dan Basic Materials menunjukkan pengungkapan yang lebih komprehensif, terutama pada aspek lingkungan. Analisis klaster juga mengidentifikasi dua pola utama pengungkapan berdasarkan sektor. Penelitian ini memperkuat relevansi teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan dalam menjelaskan motivasi pelaporan keberlanjutan.
Sustainability reporting has become an interesting topic in recent years. This topic is supported by the UN sustainable development goals (SDGs) and Global Reporting Initiatives (GRI). As the development of sustainability reporting, this study examines the analysis of the level of disclosure of sustainability reports in companies listed on the IDX using GRI guidelines during the 2023-2024 period. This research uses a descriptive quantitative approach and content analysis as a data analysis method. This research analyses the sustainability reports of 75
companies divided into eleven different sectors according to the IDX Industrial Classification. The results reveal significant variation in disclosure across sectors. The Financials sector dominates in the number of reports published but tends to focus heavily on economic aspects while lacking in environmental and social disclosures. In contrast, sectors such as Energy and Basic Materials demonstrate more comprehensive reporting, particularly on environmental topics. Cluster analysis further identifies two distinct patterns of disclosure based on industry characteristics. The findings support the relevance of legitimacy theory and stakeholder theory in explaining the motivations behind sustainability disclosure practices.
Kata Kunci : Laporan Keberlanjutan, Global Reporting Initiatives (GRI), Pengungkapan