Laporkan Masalah

Analisis efektivitas organisasi pasca penggabungan Kanwil dengan Dinas :: Studi pada Dinas Sosial Provinsi Nanggroe Aceh darussalam

ISNANDAR, Prof.Dr. Warsito Utomo

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya penerapan undang-undang otonomi daerah No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang di dalamnya mengatur adanya pergeseran kewenangan Pemerintahan Pusat ke Daerah salah satunya dengan dikeluarkannya PP 84 Tahun 2000 tentang pedoman organisasi perangkat daerah, yaitu adanya penggabungan Kanwil dengan Dinas, untuk itu diharapkan agar organisasi di daerah (Dinas) dapat berjalan efektif, efisien dan optimal dalam memberikan pelayanan yang responsif, cepat dan tepat kepada masyarakat, namun kenyataannya efektivitas organisasi Dinas Sosial Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pasca penggabungan yang dibentuk berdasarkan perda No. 23 tahun 2001 dalam melaksanakan tugas dan fungsinya belumlah optimal seperti yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa efektivitas organisasi Dinas Sosial Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pasca penggabungan belum optimal dan mengindentifikasi faktor-faktor apa yang mempengaruhi efektivitas organisasi Dinas Sosial Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pasca penggabungan. Untuk itu jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan metode kualitatif dengan memfokuskan efektivitas organisasi dilihat dari adaptasi, produktivitas dan kepuasan kerja sementara itu dianalis juga faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi yaitu struktur organisasi, profesionalisme aparatur/sdm, kepemimpinan serta teknologi dan informasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi terhadap sumber data sekunder (umum) dan primer (khusus). Setelah diadakan penelitian dan analisis data yang penulis lakukan maka ditemukan bahwa penyebab belum optimalnya efektivitas organisasi Dinas Sosial pasca penggabungan di karenakan lemahnya kemampuan organisasi dalam penyesuaian diri, produktivitas berupa program dan kegiatan yang dilakukan belum mencapai target yang ditetapkan, kepuasan kerja aparatur yang belum memadai, disamping itu faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi pasca penggabungan ditemukan bahwa terjadinya perubahan struktur organisasi yang cenderung besar, perubahan profesionalisme aparatur yaitu kurangnya sdm profesional dilapangan, kepemimpinan yang belum dapat mengarahkan dan memberikan partisipatif aktif kepada anggota organisasi, teknologi yang belum dimanfaatkan secara maksimal serta kurangnya informasi dan publikasi kepada masyarakat tentang pelayanan yang ada di Dinas Sosial. Maka diberikan rekomendasi yaitu perlu adanya perampingan struktur organisasi, peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan teknis fungsional, peran aktif pemimpin dalam hubungan interpersonal dan juga perhatian terhadap prestasi kerja melalui insentif yang adil dan merata bagi setiap pegawai, pengembalian pemanfaatan kendaraan operasional dilapangan serta transparansi dan publikasi informasi kepada masyarakat mengenai kegiatan pelayanan yang ada di Dinas Sosial Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

This research was based on the implementation of the Regional Autonomy Bill No. 22 Year 1999 on Provincial Government in which regulates the shifting the authority from Central government to Provincial Government. One of the regulations is the issuing the Governmental Decree 84 Year 2000, which is the guide for regional organization structure so the vertical central institutions which are in province (Kanwil) would be merged become regional institutions (Dinas). It is aimed to hope the effectiveness, efficiency and optimality of Dinas institution in providing responsive, quick and accurate services for community. In reference to the fact that the effectiveness of Provincial Social Regional Authority Institution of Nanggroe Aceh Darussalam after the merging process based on Provincial Decree No.23 Year 2001 in conducting the tasks and its functions is not as optimal as hoped. Based on the background, this research aimed to know and to analyze why the effectiveness of Provincial Social Regional Authority Institution of Nanggroe Aceh Darussalam after the merging process was not optimal yet. Besides to identify the factors which influence the effectiveness of it after merging process. This study was descriptive research which used qualitative by focusing organization effectiveness through adaptation, productivity, and working satisfaction while it would also be analyzed the factors which influence organization effectiveness namely organization structure, aparaturs professionalism/human resource, leadership and also technology and information. Based on the fact, the data collection techniques used were insight interview, documentation, and observation on the sources of secondary data (general) and primary data (specific). After doing the research and analyzing the data by the writer, it was found that the causes of the lack of effectiveness optimality of Provincial Social Regional Authority after the merging were caused by lack of organization adaptation, productivity such as untargeted programs, working satisfaction of apparatus which was optimal yet, besides other factors which take effects on the effectiveness of the organization after merging process. It was found that there was a widely organization changing and apparatus professionalism changing such as limited number of professional personnel on field, leadership who are not able to lead and pay participation actively toward organization members and also ineffectiveness of technology use maximally and lack of information. Moreover, there are no sufficient publications to community about services in the Provincial Social Regional Authority. The writer recommends there should be organization structure efficiency, human resource empowerment through functional technical training, leaders’ active roles among interpersonal relationship. However, there should be attention on working achievement by equal incentive to all office staff. Then the returning of field operational vehicles function effectively, the transparency and information publication to communities about social services in Provincial Social Regional Authority Institution of Nanggroe Aceh Darussalam

Kata Kunci : Efektivitas Organisasi,Penggabungan Kanwil dan Dinas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.