Laporkan Masalah

DETERMINAN EKSPOR UDANG INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT TAHUN 2013:1 – 2021:12

Yolinda Nur Istighfari, Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Udang merupakan komoditas ekspor perikanan terbesar di Indonesia. Amerika Serikat telah menjadi tujuan ekspor utama Indonesia, termasuk ekspor udang beku (HS 030617). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat sejak Januari 2013 hingga Desember 2021. Variabel penelitian adalah volme ekspor, nilai tukar riil, indeks produktivitas industri, volatilitas nilai tukar riil yang diestimasi menggunakan model EGARCH, juga inflasi Indonesia dan Amerika Serikat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode ARDL. Hasil menunjukkan bahwa hanya indeks produktivitas industri dan inflasi dalam negeri yang berpengaruh signifikan pada volume ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat. Hasil tersebut mengimplikasikan bahwa ada faktor non-harga seperti kualitas produk, sertifikasi internasional, dan kepatuhan terhadap standar sanitasi yang memainkan peran lebih penting dalam menentukan daya saing ekspor komoditi udang Indonesia. Karena itu, perlu adanya peran pemerintah dalam rangka pengendalian inflasi dalam negeri dan pemantauan perekonomian di negara tujuan ekspor.

Shrimp is the largest fishery export commodity in Indonesia. The United States has become Indonesia's main export destination, including frozen shrimp exports (HS 030617). This study aims to identify the determinants of Indonesian shrimp exports to the United States from January 2013 to December 2021. The research variables are export volume, real exchange rate, industrial productivity index, real exchange rate volatility estimated using the EGARCH model, and inflation in Indonesia and the United States. The study was conducted using the ARDL method. The results show that only the industrial productivity index and domestic inflation have a significant effect on the volume of Indonesian shrimp exports to the United States. These results imply that there are non-price factors such as product quality, international certification, and compliance with sanitation standards that play a more important role in determining the competitiveness of Indonesian shrimp commodity exports. Therefore, the role of the government is needed in controlling domestic inflation and monitoring the economy in destination country of exports. 

Kata Kunci : ekspor udang, EGARCH, ARDL, nilai tukar riil, inflasi, indeks produktivitas

  1. S1-2025-479702-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479702-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479702-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479702-title.pdf