Laporkan Masalah

PERBANDINGAN ANTARA KLAUSUL INDEMNITAS YANG MENGALIHKAN TANGGUNG JAWAB DENGAN KLAUSUL EKSONERASI

Iqbal Zaki Saputra, Muhammad Jibril, S,H,, M.PrivateLaw

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui, memahami, dan menganalisis perbandingan antara klausul indemnitas yang mengalihkan tanggung jawab dengan klausul eksonerasi dan penerapan klausul indemnitas yang mengalihkan tanggung jawab dalam prinsip hukum di Indonesia.

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang didukung dengan bahan pustaka atau data sekunder. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif. Data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber, baik peraturan perundang-undangan, buku, maupun jurnal yang berkaitan dengan klausul indemnitas dan klausul eksonerasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa klausul indemnitas dalam bentuk reverse indemnity atau broad form indemnity dan klausul eksonerasi memiliki fungsi yang serupa, yaitu membebaskan tanggung jawab dari pihak yang semestinya memikulnya. Perbedaan keduanya terletak pada mekanisme pengalihan tanggung jawab: reverse indemnity atau broad form indemnity bersifat aktif, ditandai dengan janji tegas dari pihak indemnitor untuk menanggung kewajiban pihak indemnitee, sedangkan klausul eksonerasi bersifat sepihak dan tidak memerlukan persetujuan dari pihak lain. Dalam konteks perlindungan konsumen di Indonesia, pencantuman klausul indemnitas yang mengalihkan tanggung jawab pelaku usaha atas kelalaiannya kepada konsumen bertentangan dengan Pasal 18 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Dampaknya adalah klausul tersebut batal demi hukum dan konsumen yang dirugikan berhak mengajukan gugatan berdasarkan perbuatan melawan hukum atas pencantuman klausul baku yang merugikan. 


This research aims to identify, understand, and analyze the comparison between indemnity clause that transfer liability and exoneration clauses, as well, as the apllication of liability transferring indemnity clauses within the framework of indonesian legal principles.

This research is a normative legal study supported by literature or secondary data. The nature of this research is descriptive. The data used in this study is secondary data, which was obtained through literature review from various sources, including legislation, books, and journals related to indemnity clauses and exculpatory clauses. The collected data is analyzed using qualitative methods.

The results of this study show that indemnity clauses in the form of reverse indemnity or broad form indemnity and exoneration clauses serve a similar function, namely to relieve a party from liability that they would otherwise be responsible for. The difference lies in the mechanism of liability transfer: reverse indemnity or broad form indemnity is active in nature, marked by a clear promise from the indemnitor to assume the obligations of the indemnitee, whereas an exoneration clause is unilateral and does not require the consent of the other party. In the context of consumer protection in Indonesia, the inclusion of an indemnity clause that shifts the liability of a business actor for their own negligence to the consumer is contrary to Article 18 paragraph (1)(a) of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. As a result, such a clause is null and void by operation of law, and consumers who suffer losses have the right to file a tort claim based on the inclusion of a harmful standard clause.


Kata Kunci : Perjanjian, Klausul Eksonerasi, Klausul Indemnitas

  1. S1-2025-482002-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482002-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482002-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482002-title.pdf