Kecerdasan Emosional Dewasa Awal Ditinjau Menggunakan Gender Roles dan Jenis Kelamin
Moch. Dwiki Riza, Zulfikri Khakim, S.Psi., M.Sc.
2025 | Skripsi | PSIKOLOGI
Fase dewasa awal yang dipenuhi dengan tugas perkembangan baru dan transisi. Salah satu faktor protektif yang penting untuk mencegah kegagalan transisi tersebut adalah kecerdasan emosional dan pada penelitian ini gender roles dianggap dapat memengaruhi hal tersebut. Penelitian melalui survei daring ini diikuti oleh 172 partisipan berusia 18-25 tahun dan menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan Two-Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kecerdasan emosional yang signifikan di antara gender roles dan jenis kelamin namun tidak menemukan adanya efek interaksi. Selain itu, analisis tambahan pada kelompok maskulin dan feminin menemukan adanya
perbedaan keunggulan pada beberapa aspek kecerdasan emosional meskipun tidak signifikan secara statistik
Early adulthood is characterized by new developmental tasks and transitions. Emotional intelligence is a critical protective factor in preventing failures during these transitions, and this study posits that it is influenced by
gender roles. This online survey-based research involved 172 participants aged 18–25 and employed a non-experimental quantitative approach using Two-Way
ANOVA. The results of the study indicate a significant difference across gender roles and biological sex; however, no significant interaction effect was found in predicting emotional intelligence. Furthermore, additional analysis of the masculine and feminine groups revealed that each group excelled in different aspects of emotional intelligence, although these differences were not statistically significant.
Kata Kunci : kecerdasan emosional, gender roles, jenis kelamin, dewasa awal