Studi usaha tani cengkeh di kecamatan Samigaluh kabupaten Kulon Progo propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Mudjijono, Drs. Kartiman Kudonarpodo; Drs. Hadi Sabari Yunus
1981 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenelitian ini bertujuan mengetahui sebab-sebab terjadinya perubahan usahatani panili ke usahatani cengkeh dan prospek usahatani cengkeh di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan usahatani panili ke usahatani cengkeh Kelima faktor tersebut adalah waktu kerja dan tenaga kerja usahatani, penyakit tanaman, hasil usahatani, fungsi usahatani untuk pengawetan tanah dan air, dan umur produktif tanaman. Dengan menggunakan analisa komparatif diperoleh hasil sebesar 98% petani yang memberikan alasan berubah ke usahatani cengkeh karena penyakit tanaman panili lebih sukar di atasi dibanding penyakit tanaman cengkeh, 89,58% petani memberikan alasan berubahnya ke usahatani cengkeh karena hasil usahatani panili lebih rendah dibanding hasil usahatani cengkeh, 64% petani memberikan alasan berubahnya ke usahatani cengkeh karena kebutuhan waktu kerja dan tenaga kerja usahatani panili lebih banyak dibanding usahatani cengkeh, 26,67% petani memberikan alasan berubahnya ke usahatani cengkeh karena fungsi usahatani panili untuk pengawetan tanah dan air kurang baik dibanding usaha tani cengkeh dan yang 24% petani memberikan alasan karena umur produktif tanaman panili lebih pendek dibanding umur produktif tanaman cengkeh. Dengan menggunakan analisa regresi diketahui prospek usahatani cengkeh di Kecamatan Samigaluh hingga tahun 1988 delam pemasarannya masih baik. Kemungkinan perluasan areal tanaman cengkeh di wilayah Kecamatan Samigaluh berdasarkan faktor fisikal wilayahnya dapat diklasifikasikan menjadi wilayah perluasan utama, wilayah perluasan kedua dan wilayah perluasan ketiga.
-
Kata Kunci : Usahatani Cengkeh,Samigaluh,Kulonprogo,DIY