Laporkan Masalah

Evaluasi Penggunaan Antikoagulan Warfarin pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito

Levina, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp. FRS.

2025 | Skripsi | FARMASI

Warfarin adalah antikoagulan oral yang diketahui efektif untuk mencegah terjadinya emboli sistemik pada pasien dengan diagnosis fibrilasi atrium (FA), tromboemboli vena, serta pasca infark miokard dan pemasangan katup jantung prostetik. Indeks terapi yang sempit, variasi respon antar individu, dan interaksi obat pada warfarin dapat menyebabkan efek samping seperti perdarahan sehingga dibutuhkan pemantauan nilai INR dalam rentang terapetik pada pasien agar keamanan dan efektivitas pengobatan warfarin dapat terjaga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil, efektivitas, dan keamanan dari pengobatan warfarin.

Penelitian ini dilakukan menggunakan metode cross sectional analisis deskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif melalui rekam medis elektronik (RME) dari pasien rawat inap RSUP Dr. Sardjito yang mendapatkan terapi warfarin periode Januari 2023 - Desember 2024. Pemlilihan sampel dilakukan secara consecutive sampling dengan jumlah sampel 98 pasien.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa indikasi pengobatan warfarin terbanyak adalah fibrilasi atrium (75,51%) dan katup jantung mekanis (30,61%). Dosis warfarin yang diberikan sangat bervariasi, namun mayoritas mendapatkan dosis harian tetap dengan kekuatan sediaan 2 mg. Pasien yang mencapai target INR yang ditetapkan berdasarkan dengan literatur sebesar 18,37%, sementara yang belum, mencapai target terapi INR yaitu 61,22% mempunyai nilai INR subterapetik dan 20,41% mempunyai nilai INR supraterapetik. Potensi interaksi yang dapat menurunkan efek antikoagulan ditemukan paling banyak pada furosemide, sementara omeprazole merupakan obat dengan kasus interaksi yang meningkatkan efek antikoagulasi warfarin sehingga mengakibatkan efek samping perdarahan terbanyak. Selain itu, ditemukan sebanyak 19 kasus efek samping perdarahan pada pasien. 

Warfarin is an oral anticoagulant known to be effective in preventing systemic embolism in patients diagnosed with atrial fibrillation (AF), venous thromboembolism, as well as in post-myocardial infarction and prosthetic heart valve replacement. Due to its narrow therapeutic index, inter-individual  variability in response, and potential drug interactions, warfarin can cause adverse effects such as bleeding. Therefore, monitoring the patients' INR values within the therapeutic range is necessary to ensure the safety and effectiveness of warfarin therapy. The objective of this study was to assess the profile, effectiveness, and safety of warfarin therapy.

This research was conducted using a descriptive cross-sectional method with restrospective data collection through the electronic medical records (EMR) of hospitalized patients at RSUP Dr. Sardjito who received warfarin therapy from January 2023 to December 2024. Sample selection was performed using consecutive sampling, with a total 98 samples.

The results of this study shows that the most indications for warfarin therapy were atrial fibrillation (75,51%) and mechanic heart valve replacement (30,61%). Warfarin dosages varied among patients, although the majority received a fixed daily dose with 2 mg. A total of 18,37% patients achieved the target of INR levels as defined by the literature, while 61,22% had subtherapeutic INR levels and 20,41% had supratherapeutic INR levels, indicating they had not reached the therapeutic target. Potential drugs indications that may reduce warfarin's anticoagulant effect were most often found in furosemide, while omeprazole is the drug most commonly associated with interaction cases that can increase anticoagulant effect of warfarin, resulting in bleeding-related adverse event. Additionally, there were 19 reported cases of bleeding as an adverse event. 

Kata Kunci : Warfarin, Antikoagulan, Efektivitas, INR, Perdarahan

  1. S1-2025-473259-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473259-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473259-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473259-title.pdf