Laporkan Masalah

Pemanfaatan air hujan dengan bak penampung untuk penyediaan air minum penduduk di kecamatan Tepus kabuapeten Gunung Kidul

Lilik Handayani, Drs. Suratman; Drs. Sugeng Martopo

1980 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan menghitung volume air hujan yang harus ditampung melalui atap pada musim penghujan untu memenuhi kebutuhan air minum penduduk pada musim kemarau. Dari 22 tahun data hujan yang tersedia di stasion Tepus, dapat diketahui ada 20 dekade kering sebagai suatu peristiwa yang pasti terjadi setiap 2 tahun Untuk mengetahui ratarata luas atap sebagai penampung air hujan dan rata rata jumlah pemakaian air per keluarga, dipilih sampel dengan metode acak berstratifikasi yang dikelompokkan dalam 3 strata. Diperoleh hasil bahwa rata-rata luas penampung air hujan 39 m², dan rata rata pemakaian air per hari 2 per keluarga = 72 liter. Untuk memenuhi kekurangan air minum selama 20 dekade yaitu sebesar 14,4 m³/KK, dapat diatasi apabila tiap tiap keluarga mempunyai bak penampung dengan ukuran 14, m3 dan mulai menyimpan air hujan sejak dekade/bulan awal Maret sampai dengan akhir Mei. Dan untuk memenuhi kekurangan seluruh kecamatan Tepus perlu diadakan penambahan bak sebanyak 9218 buah

-

Kata Kunci : Pemanfaatan Air hujan,Penyediaan air minum,Tepus,Gunungkidul,DIY

  1. S1-1981-1736-Abstract.pdf  
  2. S1-1981-1736-Blibliography.pdf  
  3. S1-1981-1736-TableofContent.pdf  
  4. S1-1981-1736-Title.pdf