ANALISIS AKIBAT HUKUM DAN PENCEGAHAN KERUGIAN PADA PERJANJIAN JASA JOKI STRAVA
Safira Nugraheni, Annisa Syaufika Yustisia Ridwan, S.H., M.H.
2025 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akibat hukum yang timbul pada perjanjian jasa joki Strava. Penelitian ini juga membahas apa saja bentuk tindakan yang dilakukan oleh para pihak untuk mencegah potensi kerugian yang mungkin terjadi kepada para pihak.
Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris yaitu penelitian yang mengkaji keadaan sebenarnya di masyarakat. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari data di lapangan menggunakan metode wawancara kepada responden. Data sekunder didapatkan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Selanjutnya data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian jasa joki Strava berstatus batal demi hukum karena tidak memenuhi syarat sah perjanjian menurut Pasal 1320 KUHPerdata yaitu kausa yang halal. Namun perjanjian jasa joki Strava tidak luput dari berbagai potensi kerugian seperti pembatalan sepihak, keterlambatan pembayaran, order fiktif, serta penutupan akun oleh Strava. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah kerugian adalah meminta pembayaran sebelum dilakukannya pekerjaan, memastikan akun Strava pengguna jasa tidak log in ke banyak perangkat, dan menutupi sebagian hasil data statistik Strava.
This study seeks to determine the legal consequences arising from the Strava jockey service agreement. This study also discusses what forms of action are taken by the parties to prevent potential losses that may occur to the parties.
This study is normative-empirical, namely, a study that examines the actual conditions in society. The primary and secondary data are used. Primary data is obtained from field data using the interview method with respondents. Secondary data is obtained through a literature study of primary, secondary, and tertiary legal materials. Furthermore, the data collected is then analyzed using qualitative methods and presented in a descriptive form.
This study indicates that the Strava jockey service agreement may be deemed null and void, as it fails to meet the validity requirements of a contract under Article 1320 of the Indonesian Civil Code, particularly the condition of having a lawful cause. Nonetheless, such agreements carry various potential risks, including unilateral termination, delayed payment, fraudulent orders, and account termination by Strava. To reduce the likelihood of such losses, parties adopt preventive actions such as requiring advance payment, ensuring the user’s Strava account is not accessed from multiple devices, and concealing certain details of Strava's statistical data.
Kata Kunci : This study seeks to determine the legal consequences arising from the Strava jockey service agreement. This study also discusses what forms of action are taken by the parties to prevent potential losses that may occur to the parties. This study is normat