Potensi Praktik Tacit Collusion/Kolusi Diam-Diam Pada Electronic Commerce Melalui Penggunaan Artificial Intelligence Dan Algoritma
Sandra Andrian, Dr. Veri Antoni, S.H., M.Hum.
2025 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait bagaimana penggunaan AI dan algoritma pada electronic commerce dapat berpotensi memfasilitasi praktik tacit collusion serta mengetahui pandangan dan tantangan yang dihadapi oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha terkait adanya potensi tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif dengan sifat penelitian deskriptif dan didukung oeh wawancara narasumber. Penelitian dilakukan denga studi kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Untuk dapat menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan sebelumya, data tersebut akan diolah dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peggunaan AI dan algoritma pada sektor electronic commerce berpotensi memfasilitasi praktik yang menghambat persaingan usaha, salah satunya adalah tacit collusion. Penggunaan algoritma menyebabkan pasar menjadi transparan dan berpotensi meningkatkan fekuensi interaksi antar pelaku usaha. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh komisi persaingan usaha di berbagai negara. Maka dari itu, diperlukan adanya perkembangan regulasi, perluasan kewenangan KPPU dalam investigasi, serta pengintegrasian KPPU dengan sistem AI dan algoritma.
This legal research aims to understand and legally analyze how the use of AI and algorithms in electronic commerce can potentially facilitate tacit collusion practices, as well as to understand the perspective and challenges faced by KPPU regarding this potential.
This study uses a normative research method with descriptive research and it is supported by resource person interviews. The research was conducted through literature study, namely by collecting secondary data in the form of primary, secondary, and tertiary legal materials. The data will be processed and analyzed using a qualitative approach, in order to answer the question that have been formulated previously.
The research findings indicate that the use of AI and algorithms in electronic commerce has the potential to facilitate practices that hinder business competition, one of which is tacit collusion. The use of algorithms makes the market more transparent and increases the frequency of interaction between business actors. Therefore, it is necessary to develop regulations, expand KPPU's investigative authority, and integrate KPPU with AI and algorithmic systems.
Kata Kunci : Tacit Collusion, Electronic Commerce, Algoritma, Artificial Intelligence