Laporkan Masalah

Pengaruh Strategi Penerjemahan Takarir Terhadap Kesepadanan dalam Humor pada Film Agak Laen

Ghayatri Anandhia Putri, Dr. Adi Sutrisno, M.A.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Penerjemahan teks humor dalam takarir film membutuhkan berbagai macam strategi yang digunakan dalam upaya mempertahankan kesepadanan hasil terjemahan. Dengan menggunakan strategi yang dikemukakan oleh Gottlieb (1992), penerjemah diharapkan dapat menghasilkan terjemahan yang sepadan secara dinamis. Kesepadanan dinamis leh Nida dan Taber (1982) menekankan pada upaya untuk menghasilkan terjemahan dengan respon pembaca sasarannya setara dengan respon pembaca teks asli. Oleh karena itu penelitian ini berupaya untuk mengungkapkan pengaruh penggunaan strategi penerjemahan takarir terhadap kesepadanan teks humor dalam film komedi berjudul Agak Laen. Penelitian ini melibatkan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Data dari penelitian ini berupa transkripsi tuturan pemeran yang menjadi teks sumber serta takarir bahasa Inggris yang menjadi teks sasaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam film Agak Laen terdapat delapan jenis humor dengan menggunakan tujuh strategi penerjemahan takarir. Jenis humor yang muncul di dalam film yaitu banter, ironi, mocking, pun, sarkasme, absurd humor, exaggeration, dan self-deprecating, Dalam menerjemahkan takarir, strategi yang paling sering digunakan adalah paraphrase (40%), diikuti transfer (30%), expansion (10%), condensation (8%), deletion (7%) dan decimation (5%). Penggunaan strategi penerjemahan pada penelitian ini memberikan pengaruh positif dan negatif terhadap hasil kesepadanan dalam teks humor, sehingga membuat humor dapat tersampaikan dengan baik dan bahkan tidak dapat tersampaikan sama sekali.

The translation of humorous texts in film subtitles requires a variety of strategies used to maintain the equivalence of the translation text. By using the strategies proposed by Gottlieb (1992), translators are expected to produce dynamically equivalent translations. Dynamic equivalence, as proposed by Nida and Taber (1982), emphasizes the effort to produce a translation whose target audience's reponse is equivalent to that the original text audience's response. Therefore, this study aims to reveal the impact f using the subtitle translation strategies on the equivalence of humorus texts in the comedy film, Agak Laen. This research employs a descriptive qualitative method with listening and note-taking techniques for data collection. The data consists of transcriptions of character's utterances as the source text and the English subtitles as the target text. The results of this study show that in the Agak Laen movie, there are eight types of humor and translated by using seven subtitling strategies. The types of humor found in the movie include banter, irony, mocking, pun, sarcasm, absurd humor, exaggeration, and self-deprecating humor. In translating the English subtitles, the most frequently used strategy is paraphrase (40%), followed by transfer (30%), expansion (10%), condensation (8%), deletion (7%), and decimation (5%). The use of these strategies has both positive and negative impacts on the equivalence of the humorous text, resulting in humor that is sometimes effectively conveyed, and at other time, not conveyed at all.

Kata Kunci : Agak Laen, humor, strategi penerjemahan, takarir

  1. S2-2025-525896-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525896-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525896-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525896-title.pdf