CRITICIZING AMERICAN DREAM IN STARDEW VALLEY: A FEMINIST LENS
Mazaya Elsa Zhahrin, Achmad Munjid, M.A., Ph.D.
2025 | Tesis | MAGISTER PENGKAJIAN AMERIKA
Penelitian ini menganalisis bagaimana Stardew Valley, sebuah cozy game yang sangat terkenal mencerminkan dan meromantisasi American Dream, terutama melalui narasi pelarian untuk hidup di pedesaan, kemandirian, kepemilikan tanah, dan bermasyarakat. Namun, melalui lensa feminis, terungkap bahwa di balik permukaan yang hangat dan penuh nostalgia, game ini mereproduksi struktur tradisional tenaga kerja, gender, dan nilai-nilai lainnya. Penelitian ini mengacu pada pendekatan disiplin ilmu seperti Myth and Symbol School khususnya konsep American Dream oleh James Truslow Adams yang kemudian dikritik melalui lensa feminis dengan menggunakan feminisme materialis oleh Silvia Federici dan teori performativitas gender oleh Judith Butler untuk menganalisa isu-isu gender yang tersirat yang terintegrasi di dalam game. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Stardew Valley, sebuah game yang mengusung narasi anti-kapitalisme, kebebasan, dan kehidupan sederhana ternyata sangat bergantung pada pembagian kerja berdesarkan gender dan eksploitasi kerja tak kasat mata dari karakter Perempuan untuk menopang fantasi kemerdekaan agraris. Hal ini menunjukkan bagaimana ddi dalam pencapaian American Dream masih terjalin dengan ketidaksetaraan gender yang sistemik, bahkan di ruang digital.
This study analyzes how Stardew Valley, a widely acclaimed cozy game reflects and romanticizes American Dream, particularly through the narrative of rural escape, self-sufficiency, land ownership, and community belonging. However, through a feminist lens, it is revealed that beneath the wholesome and nostalgic surface, the game reproduces traditional structures of labor, gender, and values. This study draws on a disciplinary approach such as the Myth and Symbol School particularly the American Dream concept by James Truslow Adams which eventually be criticized through a feminist lens utilizing Silvia Federici’s materialist feminism and Judith Butler’s theory of gender performativity to examine implicit gender issues integrated in the game. This study reveals that Stardew Valley, a game that champions anti-capitalism, freedom, and simple life narrative, does in fact rely heavily on gendered labor divisions and the exploitation of invisible work of female characters to sustain its fantasy of agrarian independence. This shows how the pursuit of American Dream remains intertwined with systemic gender inequality even in digital spaces.
Kata Kunci : American Dream, Stardew Valley, feminist critique, gender issues, women labor