Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Status Disabilitas terhadap Partisipasi Individu Penyandang Disabilitas pada Pasar Tenaga Kerja di Indonesia

Tri Rahma Aditya, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh status disabilitas terhadap beberapa aspek ketenagakerjaan di Indonesia, seperti partisipasi dalam pasar tenaga kerja, keterlibatan dalam pekerjaan formal, pekerjaan penuh waktu, dan kepemilikan jam kerja yang layak. Penelitian ini menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 dengan pendekatan cross-section. Metode analisis yang digunakan mencakup regresi logit dan tobit serta pendekatan region fixed effects untuk mengontrol heterogenitas antarwilayah. Selain itu, analisis juga dilengkapi dengan Blinder-Oaxaca Decomposition untuk mengidentifikasi sejauh mana kesenjangan ketenagakerjaan antara penyandang disabilitas dan non penyandang disabilitas dapat dijelaskan oleh observable dan unobserved characteristics yang dapat mencerminkan adanya diskriminasi atau hambatan struktural lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa individu dengan status disabilitas memiliki peluang yang lebih rendah untuk bekerja, bekerja di sektor formal, bekerja secara penuh waktu, dan memiliki jam kerja yang layak dibandingkan dengan individu non penyandang disabilitas. Estimasi dengan pendekatan region fixed effects menghasilkan temuan yang konsisten. Sementara itu, hasil Blinder-Oaxaca Decomposition menunjukkan bahwa sebagian besar kesenjangan ketenagakerjaan antara kelompok disabilitas dan non penyandang disabilitas tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh perbedaan karakteristik individu, yang mengindikasikan adanya potensi diskriminasi atau hambatan akses yang dihadapi oleh penyandang disabilitas di pasar tenaga kerja Indonesia.

This study aims to analyze the impact of disability status on various aspects of labor market outcomes in Indonesia, including labor force participation, engagement in formal employment, full-time employment, and access to decent working hours. The analysis utilizes cross-sectional data from the August 2024 National Labor Force Survey (Sakernas). The analysis applies econometric methods such as logit and tobit regressions, and the application of region fixed effects to control for interregional heterogeneity. Furthermore, this study incorporates the Blinder-Oaxaca Decomposition to assess the extent to which employment gaps between persons with and without disabilities can be attributed to observable characteristics and unobserved characteristics, which may reflect the presence of discrimination or structural barriers. The results indicate that individuals with disabilities are significantly less likely to be employed, to work in the formal sector, to engage in full-time employment, and to obtain decent working hours compared to their non-disabled counterparts. The estimates obtained through region fixed effects show consistent results. In addition, the Blinder-Oaxaca Decomposition reveals that a substantial portion of the employment gap cannot be fully explained by differences in observable individual characteristics, suggesting the existence of potential discrimination or access barriers faced by persons with disabilities in the Indonesian labor market.

Kata Kunci : Disabilitas, Partisipasi Kerja, Bekerja Formal, Bekerja Penuh Waktu, Jam Kerja

  1. S1-2025-480148-abstract.pdf  
  2. S1-2025-480148-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-480148-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-480148-title.pdf