Simulasi Karakteristik Single Cell PEMFC Menggunakan Metode Numeris Computational Fluid Dynamics (CFD)
Jovan Ramadhan Rasendriya, Dr. Ir. Jayan Sentanuhady, S.T., M.Eng., IPU., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | TEKNIK MESIN
Pemanfaatan energi bersih menjadi
kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan energi di masa depan, khususnya di
Indonesia yang memiliki potensi energi terbarukan untuk memproduksi green hydrogen.
Fuel cell merupakan salah satu upaya pemanfaatan hidrogen dalam bidang
pembangkitan energi. Namun, pendekatan eksperimental dalam pengembangan Proton
Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) masih terbatas karena tingginya biaya dan
keterbatasan perangkat di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini
menggunakan pendekatan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) menggunakan
software ANSYS Fluent pada single cell PEMFC dengan luas active
area 72 cm².
Digunakan add – on PEMFC dengan
berbagai fungsi elekrokimia serta parameter yang telah ditentukan. Studi ini
bertujuan untuk mengkaji fenomena distribusi fraksi massa reaktan, kelembaban
relatif, dan current flux density magnitude, serta pengaruh variasi load
terhadap kelembaban sisi anoda dengan menggunakan kontur. Simulasi juga
menghasilkan output berupa kurva polarisasi yang menunjukkan hubungan
antara tegangan dan kepadatan arus, serta performa sel pada berbagai tegangan
uji operasi yang kemudian divalidasi menggunakan eksperimen dan perhitungan
analitis.
Hasil menunjukkan bahwa performa dan
efisiensi antara pendekatan analitis dan simulasi tidak berbeda signifikan pada
kurva polarisasinya, dengan efisiensi maksimum 51,66 % (analitis) dan 53,12% (simulasi netto).
Kontur kelembaban menunjukkan peningkatan signifikan pada sisi katoda dan anoda
akibat pembentukan air dan fenomena back diffusion sepanjang aliran.
Selain itu, peningkatan beban menyebabkan penurunan kelembaban anoda akibat
adanya electro-osmotic drag dan residence time hidrogen yang
lebih singkat. Simulasi CFD menunjukkan hasil yang konsisten dengan data
eksperimen, sehingga dapat menjadi metode efektif untuk memahami karakter PEMFC.
Clean energy utilization
is one of the energy challenges in Indonesia that holds significant renewable
energy potential for green hydrogen production. Fuel cell technology is a
technology in the energy generation sector, utilizing hydrogen as the fuel.
However, experimental research of Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) remains
limited in Indonesia due to costs and equipment constraints. Therefore, this
study adopts a Computational Fluid Dynamics (CFD) approach using ANSYS Fluent
to simulate a single-cell PEMFC with an active area of 72 cm².
The simulation utilizes the PEMFC
add-on module, incorporating various electrochemical functions and predefined
parameters. The study aims to analyse
the distribution of reactant mass fraction, relative humidity, and current flux
density magnitude, and anode-side humidity under different loads using contour
plots. The simulation produces a polarization curve showing the relationship
between voltage and current density, reflecting the cell’s performance under
different operating loads. These results are subsequently
validated through experimental data and analytical calculations.
Results
indicate no significant difference in performance and efficiency between
analytical and simulation approaches in terms of polarization curve, with a
maximum efficiency of 51,66%
(analytical) and 53,12% (net simulation).
Humidity contours show a noticeable increase on both the cathode and anode
sides due to water formation and back diffusion along the flow path.
Additionally, higher loads lead to reduced anode humidity due to increased electro-osmotic
drag and shorter hydrogen residence time. The CFD simulation results are
consistent with experimental data. suggesting CFD as an effective method for
characterizing PEMFC performance.
Kata Kunci : fuel cell, PEMFC, hidrogen, simulasi, CFD