Laporkan Masalah

Permobakan Minyak Bumi dengan Immobilisasi Bakteri Hidrokarbonoklastik dan Eksogen

Umu Intan Kinasih, Prof. Dr.rer.nat Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si.; Prof. Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng.

2025 | Tesis | S2 Biologi

Minyak bumi merupakan salah satu sumber energi utama karena memiliki prosentase signifikan pada konsumsi energi di dunia. Hal tersebut berakibat pada polusi minyak yang menjadi masalah global, terutama akibat dari kasus kebocoran kilang minyak dan kebocoran minyak selama proses pengolahan dan transportasi minyak. Metode bioremediasi dengan pendekatan immobilisasi merupakan salah satu metode yang dapat mengurangi dua jenis limbah sekaligus. Jenis bakteri yang digunakan tidak terbatas pada bakteri indigen, akan tetapi juga memanfaatkan bakteri eksogen untuk menunjang proses perombakan hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sinergis yang ditimbulkan oleh bakteri hidrokarbonoklastik sebagai bakteri indigen dengan bakteri eksogen. Penelitian ini juga melakukan analisis terhadap kemampuan bakteri hidrokarbonoklastik dan bakteri co-culture (kombinasi hidrokarbonoklastik dan eksogen) yang dimmobilsasi pada biochar dalam merombak hidrokarbon minyak bumi. Dilakukan pengamatan terhadap perubahan parameter yaitu TPH dengan menggunakan metode FTIR, penampakan permukaan tanah serta analisis trace element yang terdeteksi menggunakan SEM-EDX, identifikasi molekuler bakteri eksogen dan karakteristik tanah (pH, suhu, dan kelembaban tanah). Hasil uji kompatibilitas menunjukkan bahwa bakteri hidrokarbonoklastik dan eksogen memiliki efek sinergis. Isolat DIA10 merupakan bakteri yang berpotensi memanfaatkan minyak sebagai sumber karbon. Isolat co-culture3 merupakan isolat kombinasi yang memiliki potensi terbaik dalam memanfaatkan minyak sebagai sumber karbon. Bakteri eksogen teridentifikasi sebagai Serratia marcescens. Hasil FTIR menujukan bahwa terdapat penurunan intensitas senyawa hidrokarbon dan pembentukan gugus fungsional O-H yang mengindikasikan terjadinya perombakan hidrokarbon pada tanah mikrokosmik. Hasil SEM-EDX pada analisis trace element menunjukan bahwa total karbon sampel tanah mengandung bakteri immobilisasi 50% lebih rendah dibandingkan dengan tanah mengandung bakteri bebas. Analisis pori menggunakan Origin 25 menampilkan bahwa prosentase pori pada tanah mengandung bakteri immobilisasi adalah 53,61%.

Petroleum is one of the main energy sources. Petroleum has a significant percentage in consuming energy in the world. The phenomenon affects the global problem of oil pollution. Particularly, oil pollution is caused by oil spillage and leakage throughout oil processing and trnasport. THe advanced bioremediation approach used to address this problem is the immobilization method. The bioremediation process could be handled by not only indigenous bacteria bu also exogenous bacteria. Exogenous bacteria promotes indigenous bacteria throughout the petroleum hydrocarbon degrading process. This study aimed to know the synergetic effect between hydrocarbonoclastic (indigenous bacteria) and exogenous bacteria. Addiotionally, this research observed characteristic soil throughout the hydrocarbon-degrading process. Surface appereance and trace elements detection were observed with SEM-EDX. Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) was determined with FTIR method. Characteristic soil was observed with pH measurement, temperature, and moisture content. Total porosity of soil was determined by Origin 25 . The compatibility test showed that hydrocarbonoclastic and exogenous bacteria have a synergetic effect. The potential single isolate to utilize petroleum hydrocarbon initially was isolate DIA10. The potential mixture isolates were performed by co-culture3. Exogenous bacteria was molecularly identified as Serratia marcescens. FTIR results revelas that changed functional groups from strong intensity to moderate. SEM-EDX results showed that the amounts of visible porosities of soil containing immobilized bacteria were more various than soil sample containing free bacteria. Total carbon of soil samples containing immobilized bacteria was 50% less than soil containing free bacteria. Porosity analysis showed 53,61% was analyzed by Origin 25.

Kata Kunci : Hidrokarbon, Minyak Bumi, Bioremediasi, Immobilisasi, Biochar

  1. S2-2025-525052-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525052-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525052-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525052-title.pdf