Laporkan Masalah

Distribusi temporal Ion Klorida limbah cair industri tekstil dan batik pada proses pertumbuhan Limnocharis flava (Genjer) :: Studi kasus di Kecamatan Laweyan dan desa Kingkang

NURYANINGSIH, Dr. Tjut Sugandawaty Djohan

2004 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan distribusi [Cl–] yang berasal dari 50% limbah cair industri tekstil dan 50% limbah cair industri batik di Laweyan di dalam maupun di luar Limnocharis flava selama pertumbuhan; (2) membandingkan pengaruh Cl– yang berasal dari 50% limbah cair industri tekstil dan 50% limbah cair industri batik di Laweyan terhadap pertumbuhan L. flava; (3) menentukan nilai ambang batas penyerapan Cl– dari 50% limbah cair industri tekstil dan 50% limbah cair industri batik di Laweyan oleh L.flava selama pertumbuhan, dan (4) menemukan pengaruh Cl– terhadap perubahan struktur anatomi L. flava. Penelitian ini dilakukan dua tahap yaitu uji pendahuluan dan uji sesungguhnya. Uji pendahuluan dilakukan untuk mendapatkan pola pertumbuhan dan perkembangan L. flava, hasilnya berupa pola pertumbuhan ramet. Selain itu juga untuk mendapatkan konsentrasi limbah cair yang digunakan dalam perlakuan uji sesungguhnya, hasil orientasi konsentrasi sebesar 50% limbah cair industri tekstil dan batik. Uji sesungguhnya menggunakan L. flava berumur 5 bulan yang ditumbuhkan dalam bak uji yang diberi sedimen dan 50% limbah cair industri tekstil dan batik. Panen dilakukan pada hari pertama, ketiga, keenam, dan keempat belas. Setiap panen dianalisis kandungan Cl– pada daun, tangkai, akar, sedimen dan media cairnya dengan ISE (Ion Selection Electrode), diamati perubahan suhu, pH, dan perubahan morfologisnya. Panen hari keempatbelas dilakukan pengamatan anatomis L. flava. Hasil analisis dengan ISE merupakan data kuantitaif yang selanjutnya dianalisis dengan One Way Anova, dengan uji lanjut Tukey HSD. Pengaruh yang lebih baik pada pertumbuhan L. flava dianalisis berdasarkan pengamatan morfologis. Nilai ambang batas penyerapan diperoleh dari hasil analisis kandungan Cl– rata-rata, dihitung nilai penyerapan ([Cl–]panen – [Cl–]ke-nol), diambil nilai penyerapan tertinggi. Pengamatan anatomis untuk memastikan gangguan pertumbuhan L. flava karena penyerapan Cl–. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan distribusi Cl– yang berasal dari 50% limbah cair industri tekstil dan 50% limbah cair industri batik karena proses fisiologis L. flava dan reaksi kimia ion klorida dengan ion, unsur atau senyawa kimia lain selama pertumbuhannya (Fhitung > Ftabel; tolak Ho). Pengaruh yang lebih baik terdapat pada L. flava yang tumbuh pada media 50% limbah cair industri batik yaitu berupa kesuburan dan perbaikan pertumbuhan. Gangguan pertumbuhan terjadi pada L. flava yang tumbuh di media 50% limbah cair industri tekstil yang menyebabkan kerusakan morfologis dan anatomis. Nilai ambang batas penyerapan (NABP) Cl– oleh L. flava dapat ditentukan yaitu NABP limbah cair industri tekstil ialah 97,869 ppm dan NABP limbah cair industri batik ialah 289,537 ppm. Hasil pengamatan anatomis menunjukkan bahwa gangguan morfologis dan kerusakan anatomis bukan karena kandungan Cl– yang tinggi, tetapi karena klorokompleks. Oleh karena hal tersebut, Cl– yang tinggi mampu memperbaiki pertumbuhan L. flava, sedangkan Cl– yang membentuk klorokompleks merusak morfologis dan anatomi L. flava.

This research aims to: (1) determining chloride ion concentration ([Cl–]) distribute coming from 50% industrial liquid waste of textile and 50% industrial liquid waste of batik in District of Laweyan, inside and outside Limnocharis flava during the growth, (2) comparing the Cl– effect of 50% industrial liquid waste of textile with 50% industrial liquid waste of batik in Laweyan at the L. flava growth, (3) determining threshold limited value-absorbtion of Cl– from 50% industrial liquid waste of textile and 50% industrial liquid waste of batik by L. flava during the growth, and (4) finding the Cl– effect towarde the anatomical structure change of L. flava . The research were conducted in two phases. The first conducted to study L. flava growth pattern and L. flava growth, the result was ramet growth pattern. That other, to find liquid waste concentration use in the second phase, the result was 50% liquid waste concentration . The second phase used L. flava were 5 months age, that planted in test chamberpots were added sediment and 50% liquid waste. L. flava did harvested on 1st , 3rd, 6th, and 14th. Each harvest, L. flava was analyzed the level of [Cl–] in leafs, stems, roots, sediment, and liquid medium with ISE (Ion Selection Electrode), perceived the change of temperature , pH, and morphologic. Anatomical assay of L. flava were perceived on 14th day harvested. Analyzed result by ISE was quantitative data which analyzed by One Way Anova, followed by Tukey HSD continued testing. The comparison of the Cl– effect at the L. flava growth was analyzed based on morphological monitoring. Threshold limited value absorbtion obtained from result of obstetrical analysis mean of Cl– reckoned from by its absorption (Cl– harvested – Cl– on zero day), taken at the highest absorption value. The anatomy monitoring to ascertain a disturb growth of L. flava caused by Cl– absorption. The results of this research showed there was difference of the Cl– distribution from 50% industrial liquid waste of textile and 50% industrial liquid waste of batik caused L. flava fisiologis process and chemis reaction from Cl- ion with chemical ion, element, or other chemical compounds during L. flava growth (F counting > F table; rejected Ho). The better influence at L. flava growed at medium 50% industrial liquid waste of batik caused fertily and growth repair. The disturb happened at L. flava which growed at medium 50% industrial liquid waste of textile caused damage of morphologic and anatomical. Threshold limited value (TLV)-absorbtion of the Cl– by L. flava could be determined. TLV-absorbtion of industrial liquid waste of textile was 97,869 ppm and TLV-absorbtion of industrial liquid waste of batik was 289,537 ppm. Result of anatomical research showed that morphologic trouble and anatomical damage not becaused of high Cl– content but becaused of chlorocomplex. Becaused that, high concentration Cl– could repair L. flava growth, while Cl– was joint to chlorocomplexs were damage morphologic and anatomic of L. flava.

Kata Kunci : Limbah Cair Industri,Distribusi Ion Klorida, chloride, Limnocharis flava, liquid


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.