Potensi Bakteri Endofit dari Anggrek Epifit (Vanda sp.) sebagai Pemacu Pertumbuhan pada Bibit Tanaman Anggrek Hasil Kultur Jaringan
Yuli Ani Nor Khasanah, Prof. Dr. Yekti Asih Purwestri, S.Si., M.Si.
2025 | Skripsi | BIOLOGI
Bakteri endofit hidup dan berasosiasi dengan jaringan tanaman selama
hidupnya di alam tanpa menimbulkan penyakit dan berpotensi
sebagai pemacu pertumbuhan tanaman. Namun, dalam teknik
kultur jaringan, proses sterilisasi diketahui dapat mematikan sejumlah bakteri endofit pada tanaman
hasil kultur jaringan. Penelitian
ini
bertujuan untuk mengeksplorasi potensi
bakteri endofit dari anggrek epifit Vanda sp. sebagai agen yang
merangsang pertumbuhan pada bibit tanaman anggrek hasil kultur jaringan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui serangkaian percobaan meliputi proses isolasi, karakterisasi, dan uji potensi bakteri endofit sebagai Plant Growth Promoting (PGP) terhadap pertumbuhan
akar dan daun baru serta kandungan amilum didalam jaringan akar tanaman hasil
kultur jaringan. Sebanyak 29 isolat bakteri endofit berhasil diisolasi. Seluruh
isolat menunjukkan potensi sebagai PGP melalui uji produksi IAA, pelarutan
fosfat, dan fiksasi nitrogen. Isolat EA4(5) dipilih sebagai isolat unggulan
denga produksi IAA tertinggi (15,16 µg/mL), indeks pelarutan fosfat tinggi
(1,143 cm) serta mampu tumbuh pada media bebas nitrogen. Inokulasi isolat
terpilih pada bibit anggrek Dendrobium sylvanum hasil kultur jaringan
menunjukkan bahwa perendaman akar dengan suspensi bakteri endofit selama 2 jam
mampu memberikan hasil terbaik dengan persentase pertumbuhan akar baru 70?n
daun baru sebesar 10%. Peningkatan kandungan
amilum di dalam jaringan akar pada tanaman yang telah diinokulasikan bakteri
endofit mengindikasikan keberhasilan kolonisasi dan peningkatan aktivitas
fisiologis tanaman selama masa aklimatisasi. Hal ini diharapkan
dapat berkontribusi
secara signifikan pada pengembangan metode yang efektif untuk
memanfaatkan bakteri endofit untuk mendukung pertumbuhan tanaman anggrek
yang dihasilkan dari kultur jaringan.
Endophytic bacteria live and associate with
plant tissues during their life in nature without causing disease and have the
potential to promote plant growth. However, in tissue culture techniques, the
sterilization process is known to kill a number of endophytic bacteria in
tissue-cultured plants. This study aims to explore the potential of endophytic
bacteria from the epiphytic orchid Vanda sp. as an agent that stimulates growth
in orchid seedlings from tissue culture. The method used in this study is
through a series of experiments including the process of isolation,
characterization, and testing the potential of endophytic bacteria as Plant Growth
Promoting (PGP) on the growth of roots and new leaves and amylum content in the
root tissue of tissue culture plants. A total of 29 isolates of endophytic
bacteria were successfully isolated. All isolates showed potential as PGP
through IAA production, phosphate solubilization, and nitrogen fixation tests.
Isolate EA4(5) was selected as the superior isolate with the highest IAA
production (15.16 µg/mL), high phosphate solubilization index (1.143 cm) and
able to grow on nitrogen-free media. Inoculation of selected isolates on
Dendrobium sylvanum orchid seedlings from tissue culture showed that soaking
the roots with endophytic bacteria suspension for 2 hours can give the best
results with the percentage of new root growth of 70% and new leaves by 10%. The
increased amylum content in the root tissues of plants inoculated with
endophytic bacteria indicates successful colonization and increased
physiological activity of the plants during acclimatization. This is expected
to contribute significantly to the development of effective methods to utilize
endophytic bacteria to support the growth of orchid plants produced from tissue
culture.
Kata Kunci : anggrek epifit, bakteri endofit, inokulasi, karakterisasi, PGP