Laporkan Masalah

ANALISIS KEBIJAKAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI DAN BADAN DI INDONESIA DALAM MENDORONG KESETARAAN GENDER DI CARE ECONOMY

Haura Atthaya Salsabilla, Dr. Arvie Johan, S.H., M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini bertujuan untuk menganalisis potensi penerapan Pajak Penghasilan atas Orang Pribadi dan Badan berbasis gender dalam mendukung kebijakan care economy di Indonesia. Care economy merupakan bentuk pengakuan terhadap kebijakan perawatan, baik yang berbayar dan tidak berbayar, terutama terhadap layanan pengasuhan anak (daycare) dan cuti paternitas, sebagai kontribusi penting dalam pembangunan ekonomi dan distribusi peran gender terhadap tenaga kerja.

Penelitian ini menggunakan metode studi hukum normatif, yaitu penelitian yang mengkaji norma hukum dari peraturan perundang – undangan yang didukung oleh studi pustaka dan data lapangan melalui wawancara. Penulisan hukum ini menggunakan 2 (dua) jenis data yaitu data primer berupa peraturan hukum dan data sekunder berupa buku dan jurnal. Selain itu penulisan hukum ini juga didukung dengan hasil wawancara dengan narasumber guna memperkuat data yang penulis ambil. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif.

Hasil penelitian dan pembahasan menghasilkan kesimpulan bahwa pengakuan terhadap care economy di Indonesia masih terbatas dan terbatas dari beberapa hambatan. Mulai dari hambatan struktural, minimnya integrasi kebijakan fiskal dan sosial, dan hambatan faktor sosial dan budaya pada kerja perawatan. Sehingga, penerapan insentif pajak berbasis gender—pengurangan penghasilan bruto atas biaya cuti paternitas, skema pengurangan pajak, pengecualian natura dari objek pajak dan skema pemberian voucher bebas pajak bagi fasilitas layanan pengasuhan anak—memerlukan regulasi teknis secara eksplisit. Sehingga, sistem perpajakan yang inklusif dan adil terhadap gender dapat menjadi kebijakan yang strategis untuk mendorong kesetaraan peran dalam kerja perawatan dan memperkuat perekonomian di Indonesia.

This legal research aims to analyze the potential application of gender-based Income Tax for Individuals and Entities in supporting care economy policies in Indonesia. The care economy refers to the recognition of care work, both paid and unpaid, particularly about child care services (daycare) and paternity leave, as a vital contribution to economic development and the equitable distribution of gender roles in the workforce.

This study employs a normative legal research method, which examines legal norms derived from statutory regulations, supported by a literature review and field data obtained through interviews. This legal writing utilizes two types of data: primary data in the form of statutory regulations, and secondary data in the form of books and academic journals. Furthermore, this legal study is supported by interviews with relevant informants to strengthen the collected data. The collected data is then analyzed using qualitative methods. 

The findings reveal that the recognition of the care economy in Indonesia remains limited, facing several constraints, including structural barriers, a lack of integration between fiscal and social policies, and deeply rooted socio-cultural norms surrounding care work. Therefore, the implementation of gender-based tax incentives—such as deductions on gross income for paternity leave costs, tax reduction schemes, exemption of in natura benefits from taxable objects, and tax-free voucher schemes for child care services—requires clear and explicit technical regulations. A more inclusive and gender-responsive tax system can thus serve as a strategic policy tool to promote equal participation in care work and strengthen sustainable economic growth in Indonesia.

Kata Kunci : Pajak Penghasilan, Care Economy, Kesetaraan Gender

  1. S1-2025-474979-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474979-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474979-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474979-title.pdf