Laporkan Masalah

Pengaruh daerah asal bahan baku terhadap rendemen dan kadar Patchouli alkohol pada penyulingan minyak nilam

PRAKOSO, Wahyu, Ir. Panut Mulyono, M.Eng.,D.Eng

2004 | Tesis | S2 Teknik Mesin (Magister Sistem Teknik)

Permintaan minyak nilam tingkat dunia dari tahun ke tahun cenderung selalu meningkat, merupakan peluang emas bagi Indoneia, apalagi Indonesia merupakan salah satu Negara pemasok terbesar. Sayangnya harga minyak nilam Indonesia untuk tingkat dunia termasuk rendah, yang disebabkan teknologinya masih tradisional sehingga kualitasnya rendah. Karena permintaan minyak nilam yang selalu meningkat sering kali para penyuling kekurangan bahan baku, sehingga para penyuling terpaksa mencari sumber-sumber yang masih ada, karena informasi tentang kondisi daerah asal yang sangat minim, maka para penyuling seringkali mendapatkan hasil penyulingan yang berbeda-beda, rendemen dan kadar patchouli alkoholnya bisa lebih kecil atau lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kecilnya rendemen dan kadar patchouli alkohol pada penyulingan minyak nilam berdasarkan daerah asal yang berbeda-beda. Dari hasil penelitian ternyata Hipotesa ditolak untuk Rendemen (hasil perhitungan F = 0.3447, dan dari daftar distribusi F = 5.14 dengan α = 0.05,v1 = 2,v2 = 6) yang berarti bahwa daerah asal memberikan pengaruh yang sama terhadap rendemen atau tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap rendemen. Sedang untuk kadar patchouli alkohol Hipotesa diterima (hasil perhitungan F=9.4153,dan dari daftar distribusi F=5.14 dengan α = 0.05,v1 = 2,v2 = 6), yang berarti bahwa daerah asal memberikan pengaruh yang berbeda atau tepatnya ada perbedaan signifikan antar daerah asal terhadap kadar patchouli alkohol.

Demand of patchouly oil in the world, from year to year, which always tends to increase, is a good chance for Indonesia, especially Indonesia is one of the biggest supplier country. Unfortunately, Indonesian patchouly oil cost for world’s level includes low, results from the technology is traditional one so the quality is low. For demand of patchouly oil, which always increases, the refiners often lack raw material, so the refiners had to find sources which still exist, because information about condition origin area, is very minimum, so the refiners often obtain differently distillation product, efficiency and content of patchouly alcohol can be lower or bigger. This research is to know size of efficiency and content of patchouly alcohol in the patchouly oil distillation base on differently origin area. From this research, hypothesis is avoided for efficiency (calculation product, F = 0.3447, and from distribution list F = 5.14 with α = 0.05,,v1 = 2,v2 = 6), it means that origin area gives the same effect to the efficiency or there is no significantly difference to the efficiency. For content of patchouly alcohol, hypothesis is accepted (calculation product, F = 9.4153, and from distribution list F = 5.14 with α = 0.05,v1 = 2,v2 = 6), it means that origin area gives different effect or exactly there is significantly difference between origin area to the content of patchouly alcohol.

Kata Kunci : Teknik Industri,Penyulingan Minyak Nilam,Rendemen dan Kadar Patchouli Alkohol,Asal Bahan Baku, efficiency, content of patchouly alcohol, hara substance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.