Uji Histokimia Senyawa Flavonoid, Kandungan Flavonoid Total dan Potensi Antioksidan Fraksi Daun Selaginella ornata (Hook. ex Grev.) Spring di Taman Nasional Gunung Merbabu”,
Feny Nur Nucifera, Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr.; Dr. Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc.
2025 | Skripsi | BIOLOGI
Penggunaan obat herbal tetap diminati oleh masyarakat sebagai alternatif obat dan pendukung kesehatan. Selaginella ornata banyak ditemukan di Taman Nasional Gunung Merbabu di berbagai ketinggian. Daun S. ornata telah dilaporkan mengandung senyawa antioksidan alami flavonoid yang cukup tinggi sehingga berpotensi sebagai obat herbal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis distribusi senyawa flavonoid pada daun S. ornata, menentukan flavonoid total dan aktivitas antioksidan fraksi klorofrom dan etanol daun S. ornata di Taman Nasional Gunung Merbabu. Pengambilan sampel dilakukan dari berbagai ketinggian pada sembilan lokasi yaitu Simpang macan, Dok jarakan, Pos 1, HM 9-10, Pitikan, Tuk pakis, Sobleman 1, Sobleman 2, dan Sobleman 3. Pengujian profil histokimia menggunakan sembilan sampel yang direaksikan dengan reagen NaOH 10% untuk deteksi distribusi senyawa flavonoid. Ekstraksi sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut 96 % etanol. Ekstrak yang diperoleh difraksinasi dengan kloroform sehingga diperoleh fraksi larut kloroform dan fraksi yang tidak larut klorofom, disebut fraksi etanol. Uji flavonoid total pada fraksinasi kloroform dan etanol daun S. ornata menggunakan metode kolorimetri sementara uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan menentukan nilai IC50 menggunakan persamaan regresi linier. Data selanjutnya diolah dan dianalisis dengan program SPSS for Windows version 20. Hasil uji histokimia menunjukkan bahwa jaringan daun S. ornata tidak terdapat kandungan senyawa flavonoid. Uji kandungan flavonoid total menunjukkan sampel Tuk pakis merupakan sampel tertinggi pada fraksi kloroform yaitu sebesar 144,14 ± 6,07 mg QE/g sementara kandungan flavonoid tertinggi pada fraksi etanol daun S. ornata yaitu sampel Sobleman 2 yaitu sebesar 65,44 ± 5,03 mg QE/g. Aktivitas antioksidan pada fraksi kloroform dan etanol menunjukkan bahwa kesembilan sampel pada fraksi etanol dan kloroform termasuk dalam kategori antioksidan sedang. Analisis korelasi pearson menunjukkan aktivitas antioksidan berkorelasi dengan kadar flavonoid daun S. ornata.
KATA KUNCI: antioksidan, flavonoid, histokimia, metabolit, Selaginella.
The use of herbal medicine remains in demand by the public as an alternative medicine and health support. Selaginella ornata is commonly found in Mount Merbabu National Park at various altitudes. S. ornata leaves have been reported to contain flavonoid natural antioxidant compounds that are high enough to have potential as herbal medicines. This study was conducted with the aim of analyzing the distribution of flavonoid compounds in S. ornata leaves, determining total flavonoids and antioxidant activity of chlorophyll and ethanol fractions of S. ornata leaves in Mount Merbabu National Park. Samples were collected from various heights at nine locations, namely tiger junction, dok jarakan, pos 1, HM 9-10, pitikan, tuk pakis, sobleman 1, sobleman 2, and sobleman 3. Histochemical profile testing used nine samples reacted with 10% NaOH reagent for flavonoid compound distribution detection. Sample extraction in this study was carried out by maceration method using 96% ethanol solvent. The extract obtained was fractionated with chloroform to obtain chloroform soluble fraction and chloroform insoluble fraction, and called ethanol fraction. Total flavonoid test on chloroform and ethanol fractionation of S. ornata leaves using colorimetric method while antioxidant activity test and using DPPH method by determining IC50 value using linear regression equation. Data were then processed and analyzed with the SPSS for Windows version 20 program. Histochemical test results show that S. ornata leaf tissue does not contain flavonoid compounds. Total flavonoid content test showed that the fern Tuk sample was the highest sample in the chloroform fraction which amounted to 144.14 ± 6.07 mg QE/g while the highest total flavonoid content in the ethanol fraction of S. ornata leaves was the Sobleman 2 sample which amounted to 65.44 ± 5.03 mg QE/g. Antioxidant activity in chloroform and ethanol fractions showed that all nine samples in ethanol and chloroform fractions were included in the weak antioxidant category. Pearson correlation analysis showed antioxidant activity correlated with flavonoid content of S. ornata leaves.
KEY WORDS: antioxidant, flavonoids, histochemistry, metabolites
Kata Kunci : antioksidan, flavonoid, histokimia, metabolit