Diagnosa Kebuntingan Dini Berdasarkan Metode Klinis dan Pemeriksaan Ultrasonography pada Domba di Peternakan AJ Wonderfarm
Tia Indah Pratiwi, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D
2025 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Ultrasonografi B-Mode merupakan teknik pencitraan yang saat ini banyak
digunakan untuk ruminansia kecil karena aman, dapat memberikan gambaran
diagnosa kebuntingan dini, hasil yang didapat cepat serta sifatnya yang non-invasif.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui akurasi pemeriksaan kebuntingan dengan
metode observasi tidak kembalinya birahi dan diperkuat dengan pemeriksaan
ultrasonografi dalam menentukan status kebuntingan dini pada domba. Penelitian
dilakukan dengan menggunakan 12 ekor domba yang telah menjalani inseminasi
buatan. Pengamatan terhadap tanda tidak kembalinya birahi dilakukan pada hari ke-
17 hingga ke-20 pascainseminasi. Domba yang tidak menunjukkan gejala birahi
serta memiliki ambing lebih berisi saat pemeriksaan dinilai positif bunting. Hasil
pengamatan ini kemudian dikonfirmasi melalui pemeriksaan kebuntingan
menggunakan ultrasonografi B-Mode BMV Farmscan L60 Rectal Linier array
paling cepat dilakukan pada umur kebuntingan 45 hari. Apabila terdeteksi adanya
bentukan fetus (hypoechoic) di dalam uterus, maka domba tersebut didiagnosa
bunting. Kesimpulannya, metode pengamatan klinis dan USG B-Mode Transrektal
efektif dalam membantu deteksi kebuntingan dini pada domba paling cepat
dilakukan pada umur kebuntingan 45 hari.
B-Mode ultrasonography is an imaging technique that is currently widely used
for small ruminants because it is safe, provides early pregnancy diagnosis, produces
fast results, and is non-invasive. The aim of this study was to determine the accuracy
of pregnancy diagnosis through observation of non-return to estrus and
confirmation using ultrasonography for early pregnancy detection in sheep. The
study involved 12 ewes that had undergone artificial insemination. Observation of
non-return to estrus was conducted between days 17 and 20 post-insemination.
Ewes that did not show estrus symptoms and had a firm udder during examination
were considered possibly pregnant. These observations were then confirmed
through pregnancy diagnosis using B-Mode ultrasonography with the BMV
Farmscan L60 Rectal Linear Array, with the earliest detection at 45 days of
gestation. If a hypoechoic fetal structure was detected in the uterus, the ewe was
diagnosed as pregnant. In conclusion, clinical signs observation combined with B-
Mode transrectal ultrasonography is effective for early pregnancy detection in
sheep, with reliable results starting from 45 days of gestation.
Kata Kunci : B-Mode, kebuntingan, transrektal, ultrasonografi