Pemetaan Komposisi Spesies Lamun Menggunakan Citra PlanetScope di Pulau Tabuhan, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur
Al Nasya Novalistina, Dr. Nurul Khakhim, M.Si.
2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH
Habitat
perairan laut dangkal mempunyai fungsi penting, baik secara ekologis maupun
ekonomis, namun jika dibandingkan dengan ekosistem lainnya seperti ekosistem
terumbu karang dan makroalga, ekosistem lamun belum banyak mendapatkan
pengelolaan yang optimal. Spesies lamun dapat diidentifikasi menggunakan citra
penginderaan jauh dengan spektrum tampak (visible band) yang memiliki
julat antara 0,4 – 0,7 µm. Salah satu yang
dipilih untuk digunakan dalam pemetaan komposisi spesies lamun di Pulau Tabuhan
adalah citra PlanetScope dengan resolusi spasial 3 meter dan terdiri dari 8
saluran spektral. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan interpretasi citra
PlanetScope untuk analisis distribusi spasial komposisi spesies lamun serta melakukan
uji akurasi hasil pemetaan komposisi spesies lamun menggunakan algoritma Random
Forest di Pulau Tabuhan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah
klasifikasi multispektral menggunakan algoritma Random Forest dengan menguji beberapa skenario kombinasi antara jumlah nTree dengan
fungsi yang berbeda. Peta komposisi spesies lamun berdasarkan hasil klasifikasi
Random Forest cukup merepresentasikan kondisi di lapangan yang
sebenarnya. Hasil klasifikasi menghasilkan tiga kelas utama yaitu Ea, EaTh,
dan ThCr yang tersebar cukup merata di seluruh perairan dangkal,
membentuk pola patch kecil. Kelas Ea mendominasi wilayah utara
dan timur, sementara Th dan Cr banyak ditemukan di barat dan
selatan, dengan pola persebaran yang mencerminkan hubungan antara karakteristik
ekologis lamun dan kondisi oseanografi lokal
seperti arus, kedalaman, dan jenis substrat. Uji akurasi klasifikasi
menunjukkan nilai overall accuracy sebesar 68,75%, dengan akurasi
tertinggi pada kelas Ea dan ThCr untuk producer’s accuracy,
serta EaTh untuk user’s accuracy. Akurasi yang tidak terlalu
tinggi ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah sampel, sebaran lamun yang tidak
merata, serta adanya piksel campuran akibat kesamaan spektral antar kelas dan
pengaruh reflektansi substrat terbuka.
Shallow marine habitats play a crucial ecological
and economic role; however, compared to other ecosystems such as coral reefs
and macroalgae, seagrass ecosystems have received less attention and optimal
management. Seagrass species can be identified using remote sensing imagery in
the visible spectrum range (0.4 – 0.7 µm). This study employed PlanetScope
imagery, which offers 3 meter spatial resolution and eight spectral bands, to
map the composition of seagrass species in Tabuhan Island. The objective was to
interpret PlanetScope imagery for analyzing the spatial distribution of seagrass
species composition and to assess the classification accuracy using the Random
Forest algorithm. A multispectral classification approach was implemented by
testing various combinations of the number of trees (nTree) and splitting
functions. The resulting map of seagrass species composition closely represents
actual field conditions and classified three dominant seagrass composition
classes: Ea, EaTh, and ThCr. These classes were relatively evenly distributed
across the shallow waters of the island, forming small patch patterns. Ea was
dominant in the northern and Eastern regions, while Th and Cr were mostly found
in the western and southern parts. This spatial pattern indicates a
relationship between seagrass ecological characteristics and local oceanographic
conditions, such as current strength, depth, and substrate type. The
classification accuracy evaluation produced an overall accuracy of 68.75%, with
the highest producer’s accuracy found in the Ea and ThCr classes, and the
highest user’s accuracy in the EaTh class. The moderate accuracy was influenced
by limited sample size, uneven seagrass distribution, and mixed pixels due to
spectral similarities among classes and high reflectance from surrounding bare
substrates.
Kata Kunci : Komposisi Spesies Lamun, Citra PlanetScope, Random Forest