Laporkan Masalah

Pengaruh Komposisi Media dan Ukuran Kontainer Terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Semai Tectona grandis L. dari Sumber Benih Cepu dan Padangan

Fanny Roesmalla Yusnaini, Prof. Dr. Ir. Budiadi, S.Hut., M.Agr.Sc., IPU; Dr. Ir. Daryono Prehaten, S.Hut., M.Sc., IPM

2025 | Skripsi | KEHUTANAN

Program RHL di Indonesia merupakan upaya untuk memulihkan fungsi ekosistem hutan dan mengatasi kerusakan lahan, salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan yaitu Tectona grandis L. Dalam rangka mendukung program RHL, diperlukan penyediaan bibit jati yang berkualitas yaitu dengan pemilihan sumber benih yang unggul, serta penggunaan ukuran kontainer dan komposisi media yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan komposisi media dan ukuran kontainer yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kualitas semai jati dari sumber benih KBK Cepu dan KBK Padangan.

Penelitian dilakukan di Persemaian Permanen BPDAS Serayu Opak Progo selama 18 minggu dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat tiga faktor yang digunakan yaitu sumber benih (KBK Cepu dan KBK Padangan), ukuran kontainer (10×15 cm, 12×18 cm, dan 15×15 cm), dan komposisi media (cocopeat : kompos : top soil =1:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), dan 2:1:1 (M3)) sehingga didapatkan 18 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan dilakukan pengulangan 10 kali sehingga jumlah semai jati yang digunakan yaitu 180 semai. Data dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf uji 5%. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber benih dan komposisi media tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan kualitas semai Tectona grandis L. Pada perlakuan perbedaan ukuran kontainer berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan dan kualitas semai Tectona grandis L dimana kontainer besar menghasilkan semai yang terbaik. Interaksi perlakuan antara sumber benih, ukuran kontainer, dan komposisi media memberikan pengaruh yang signifikan terhadap beberapa parameter pertumbuhan semai Tectona grandis L dengan interaksi terbaik yaitu PBM2.

The RHL program in Indonesia is an effort to restore the function of forest ecosystems and overcome land damage, one of the plant species that can be used is Tectona grandis L. In order to support the RHL program, it is necessary to provide quality teak seedlings by selecting superior seed sources, as well as using the right container size and media composition. This study was conducted to determine the effect of using different media composition and container size on the growth and quality of teak seedlings from seed sources KBK Cepu and KBK Padangan.

The research was conducted at the BPDAS Serayu Opak Progo Permanent Nursery for 18 weeks in a completely randomized design (CRD). There were three factors used: seed source (KBK Cepu and KBK Padangan), container size (10×15 cm, 12×18 cm, and 15×15 cm), and media composition (cocopeat: compost: top soil =1:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), and 2:1:1 (M3)) resulting in 18 treatment combinations. Each treatment was repeated 10 times so that the number of teak seedlings used was 180 seedlings. Data were analyzed using ANOVA followed by DMRT test with 5% test level.

The results showed that seed source and media composition did not have a significant effect on the growth and quality of Tectona grandis L. seedlings. In the treatment of differences in container size significantly affects the growth and quality of Tectona grandis L seedlings where large containers produce the best seedlings. The treatment interaction between seed source, container size, and media composition had a significant effect on several growth parameters of Tectona grandis L seedlings with the best interaction being PBM2.

Kata Kunci : RHL, sumber benih, ukuran kontainer, komposisi media, Tectona grandis L; RHL, seed source, container size, media composition, Tectona grandis L

  1. S1-2025-477753-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477753-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477753-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477753-title.pdf