Laporkan Masalah

Adaptasi melalui Makanan di Kalangan Mahasiswa Eropa di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

AFIFAH NUR SEPTIANI, Dr. Elan A. Lazuardi, S.Ant., M.A.

2025 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Tinggal jauh dari rumah apalagi berada di lingkungan yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda, membuat mahasiswa asing perlu untuk menyesuaikan diri dengan perbedaan-perbedaan yang ada, salah satunya adaptasi terhadap makanan. Selain sebagai suatu yang esensial bagi tubuh, makanan memiliki peran di luar konteks gizi dan kesehatan karena adanya koneksi emosional yang hadir ketika seseorang mengonsumsi suatu makanan, salah satunya rasa “nyaman” (comfort). Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana makanan menghadirkan sense of comfort bagi mahasiswa asing selama mereka berada di perantauan.

Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam menggunakan Bahasa Inggris yang berlangsung secara tatap muka dan online terhadap lima informan, yaitu mahasiswa asing asal Eropa yang berkuliah di Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Universitas Gadjah Mada dan telah menempuh satu semester.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui, bahwa mahasiswa asing memiliki koneksi emosional dengan makanan yang mereka konsumsi. Hal tersebut kemudian berdampak pada pemilihan suatu makanan sebagai sumber “kenyamanan” oleh mahasiswa asing yang tidak hanya terbatas pada makanan itu sendiri, tetapi juga pada tempat di mana mereka mengonsumsi makanan yang mereka tetapkan sebagai sumber “kenyamanan”. Selain itu, kondisi eksternal, seperti ketersediaan bahan makanan, kondisi rumah sewa, serta masalah finansial dan waktu, juga turut berkontribusi dalam pertimbangan mahasiswa asing memilih suatu makanan menjadi sumber “kenyamanan”.

Living far from home, especially in an environment with a different cultural background, makes it necessary for foreign students to adapt to the existing differences, one of which is food. Besides being essential for the body,food plays a role beyond the context of nutrition and health because of the emotional connection that arises when someone consumes a certain food, one of which is the feeling of comfort. This research aims to see how food provides a sense of comfort for international students while they are away from home.

This research is a qualitative study that uses the case study research method. Data collection in this research was conducted through in-depth interviews using English, carried out face-to-face and online with five informants,namely foreign students from Europe studying at the Faculty of Economics and Business at Universitas Gadjah Mada who have completed one semester.

Based on the research findings, it is known that foreign students have an emotional connection with the food they consume. This then impacts their selection of certain foods as sources of comfort by foreign students, which is not only limited to the food itself but also to the places where they consume the food they designate as sources of comfort. In addition, external conditions, such as the availability of food, the condition of rental housing, as well as financial and time issues, also contribute to the considerations of foreign students in choosing certain foods as a source of comfort.

Kata Kunci : peran makanan, mahasiswa asing, comfort food

  1. S1-2025-459912-abstract.pdf  
  2. S1-2025-459912-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-459912-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-459912-title.pdf