Laporkan Masalah

OPTIMASI PARAMETER PROSES PADA MESIN PORTABEE PRINTER TIGA DIMENSI MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI

Ghita Pritikaranaputri, Prof. Ir. Alva Edy Tantowi, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Pembuatan prototipe menjadi salah satu tahapan penting untuk mengevaluasi desain suatu produk. Salah satu cara untuk membuat prototipe dengan metode rapid prototyping yaitu fused deposition modeling (FDM). Metode ini digunakan pada salah satu mesin printer 3D yaitu mesin Portabee. Pada mesin Portabee, untuk mendapatkan kualitas yang baik perlu pengaturan parameter prosesnya karena dapat mempengaruhi kualitas dari produk tersebut. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk meminimalkan galat hasil print terhadap desain. Objek penelitian ini adalah sebuah benda silindris yang berfungsi sebagai tempat spidol. Faktor yang dianalisis dalam penelitian ini adalah print speed, density dan layer height yang dapat diatur pada software CURA RC4. Faktor tersebut masing-masing memiliki 2 level. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Taguchi. Taguchi dipilih karena lebih mudah, cepat, tanpa mengurangi bobot yang dihasilkan. Orthogonal array L4 digunakan sebagai matriks kombinasi percobaan sesuai dengan jumlah faktor dan level yang akan diteliti. Selanjutnya, SNR dilakukan pembobotan untuk mencari hasil kombinasi optimum multi respon. Hasil yang diamati berupa ukuran diameter luar, diameter dalam, diameter leher, tinggi, dan tinggi leher. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan tiap dimensi menghasilkan kombinasi level optimum tiap faktor yaitu print speed pada level low sebesar 20 mm/s, density level high sebesar 100%, dan layer height pada level low sebesar 0,1mm, kecuali tinggi leher yang kombinasi optimum tiap faktor yaitu layer height pada level low sebesar 0,3 mm, density level high sebesar 100%, dan print speed pada level low sebesar 20 mm/s. Hasil pembobotan menyatakan bahwa kombinasi optimum multi respon adalah print speed (20 mm/s), density level (100%), dan layer height (0,1mm) dibuat dan dibandingkan dengan default setting. Total galat kombinasi opimum 13,56% dan default setting sebesar 22,4%. Perbandingan tersebut menyatakan bahwa kombinasi optimum 8,84% lebih kecil total galatnya dibandingkan dengan default setting.

Kata Kunci : Taguchi, optimasi, orthogonal array, SNR, mean, pembobotan, multi respon

  1. S1-FTK-2012-Ghita_Pritikaranaputri-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Ghita_Pritikaranaputri-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Ghita_Pritikaranaputri-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Ghita_Pritikaranaputri-title.pdf