Analisis Tren Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Daya Dukung Pangan Beras Tahun 2009-2004 di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Alvin Benrick Nugroho, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.
2025 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH
Daya Dukung Pangan Beras atau Swasembada Beras sangat dipengaruhi oleh perubahan yang terjadi dari sisi pasokan dan sisi kebutuhan beras di suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tren nilai daya dukung pangan beras di Kabupaten Sleman dari tahun 2009-2024, mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh paling signifikan dalam tren nilai daya dukung pangan beras, dan menentukan arahan kebijakan yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dalam 5-10 tahun ke depan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi, dengan unit penelitian adalah setiap kapanewon yang ada di Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya dukung pangan beras di Kabupaten Sleman pada tahun 2024 adalah sebesar 1,98 dengan penurunan sebesar 28,93?ri tahun 2009. Faktor yang paling berpengaruh dalam tren perubahan nilai daya dukung pangan adalah luas tanam, dengan nilai korelasi sebesar 83?n nilai signifikansi sebesar 100%. Arahan untuk perbaikan kondisi daya dukung pangan beras dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dengan prioritisasi di wilayah Kapanewon Moyudan, Minggir, Prambanan, dan Tempel yang masih memiliki lahan tanam padi yang cukup luas dibandingkan dengan kapanewon lainnya.
Rice Farming Carrying Capacity (or known as Rice Self-Sufficiency) is much affected by changes that occured from both rice supply and demand sides in a region. The purpose of this research is to identify the tren value of rice agricultural carrying capacity in Sleman Regency from 2009-2024, to identify the single most significant factor affecting the trend, and to determine policy directions that can be taken by the Sleman Regency Government for the next 5-10 years. The method that is used in this research is regression analysis, with every single district in Sleman Regency as the research unit. The research results shown that rice farming carrying capacity value trends downwards, with its 2024 value as 1,98, a 28,93?crease from its 2009 value. The most significant affecting factor is the planting area, with 83% correlation value and 100% significance value. The direction for Sleman Regency Government that can be taken to improve the condition of rice farming carrying capacity with prioritization in Moyudan, Minggir, Prambanan, and Tempel Disctricts which still has extensive rice planting areas compared to other districts.
Kata Kunci : Daya dukung pangan beras, produktivitas lahan, luas lahan sawah, konsumsi beras