Laporkan Masalah

Pengelolaan Wisata Berkelanjutan Berbasis Daya Dukung Lingkungan di Objek Wisata Pantai Baru Kabupaten Bantul

Ardiva Shafa Fitria Putri, Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.

2025 | Skripsi | GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Objek wisata Pantai Baru terletak di Kecamatan Srandakan yang terkenal dengan wisata kuliner seafood-nya dan jumlah wisatawannya terus meningkat. Peningkatan jumlah wisatawan ini dapat menimbulkan aktivitas pariwisata yang nantinya akan berdampak pada kondisi daya dukung objek wisata tersebut.  Peningkatan jumlah wisatawan juga membawa dampak positif berupa meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Berbagai dampak tersebut menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam mengelola Objek Wisata Pantai Baru agar berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Berdasarkan permasalahan sebelumnya, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi daya dukung lingkungan di Objek Wisata Pantai Baru berdasarkan metode Cifuentes (1992) yang meliputi daya dukung fisik, riil, dan efektif. Selanjutnya, mengidentifikasi dampak kegiatan pariwisata berdasarkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara kuantitatif menggunakan skala likert dengan responden berupa wisatawan, pedagang, dan pengelola. Terakhir, merumuskan rekomendasi strategi pengelolaan berdasarkan daya dukung lingkungan dan dampak kegiatan pariwisata menggunakan analisis SWOT.

Hasil dari penelitian ini adalah nilai daya dukung fisik sebesar 5.336 wisatawan/hari, daya dukung riil sebesar 382 wisatawan/hari, dan daya dukung efektif sebesar 382 wisatawan/hari. Berdasarkan hasil olah data, diketahui jumlah wisatawan pada hari libur sebanyak 3.700 orang, sedangkan jumlah wisatawan pada hari biasa sebanyak 1.112 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah wisatawan di Objek Wisata Pantai Baru telah melampaui daya dukungnya. Hal tersebut membawa dampak yang rendah terhadap kondisi lingkungan, tetapi berdampak tinggi terhadap kondisi sosial dan ekonomi. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan dan keberlanjutan objek wisata adalah melakukan pembatasan jumlah wisatawan ketika sudah melebihi kapasitas daya dukungnya.

Baru Beach Tourism Object is located in Srandakan Subdistrict which is famous for its seafood culinary tour and the number of tourists continues to increase. The increase in the number of tourists can lead to tourism activities which will have an impact on the condition of the carrying capacity of the tourist attraction.  The increase in the number of tourists also has a positive impact in the form of increasing the economy and welfare of the surrounding community. These various impacts are taken into consideration by the community in managing the Baru Beach Tourism Object so that it is sustainable while still paying attention to environmental, social and economic aspects.

Based on the previous problems, this research aims to assess the condition of the environmental carrying capacity at the Baru Beach Tourism Object based on the Cifuentes (1992) method which includes physical, real, and effective carrying capacity. Furthermore, identifying the impact of tourism activities based on environmental, social, and economic aspects quantitatively using a Likert scale with respondents in the form of tourists, traders, and managers. Finally, formulate recommendations for management strategies based on the carrying capacity of the environment and the impact of tourism activities using SWOT analysis.

The results of this study are the physical carrying capacity value of 5,336 tourists/day, the real carrying capacity of 382 tourists/day, and the effective carrying capacity of 382 tourists/day. Based on the results of data processing, it is known that the number of tourists on holidays is 3.700 people, while the number of tourists on weekdays is 1.112 people so it can be concluded that the number of tourists at Baru Beach Tourism Object has exceeded its carrying capacity. This has a low impact on environmental conditions, but a high impact on social and economic conditions. One strategy that can be done to maintain the comfort of tourists and the sustainability of the tourist attraction is to limit the number of tourists when it exceeds its carrying capacity.

Kata Kunci : Objek Wisata Pantai Baru, Daya Dukung Lingkungan, Dampak, Strategi Pengelolaan / Baru Beach Tourism Object, Environmental Carrying Capacity, Impact, Management Strategy

  1. S1-2025-477283-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477283-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477283-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477283-title.pdf