Laporkan Masalah

ANALISIS USABILITAS DAN PENGEMBANGAN ALAT BANTU SOFTWARE FOR INDUSTRIAL ENGINEER, ANTHROPOMETRY LABORATORY (SOFIE ANTHROLAB)

Fitra Riana Wijayantie , Prof. Dr. Eng. Ir. Herianto, S.T., M.Eng. IPU., ASEAN. Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Praktikum teknik industri merupakan salah satu praktikum yang ada dalam kurikulum Program Studi Teknik Industri, Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada praktikum ini, mahasiswa diajarkan mengenai cara pengukuran antropometri tubuh manusia secara manual. Namun, cara ini memakan waktu yang cukup lama. Di sisi lain, di berbagai belahan dunia sedang banyak dilakukan penelitian tekait pengukuran antropometri secara digital. Pengukuran dengan cara ini umumnya membutuhkan peralatan seperti komputer dan kamera. Program Studi Teknik Industri, Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, UGM telah melakukan penelitian terkait pengukuran antropometri digital ini. Keluaran dari penelitian yang dilakukan sejak tahun 2010 kemudian diberi nama SOFIE AnthroLab (Software for Industrial Engineer, Anthropometry Laboratory). Perangkat lunak SOFIE AnthroLab digunakan dengan menggunakan beberapa alat bantu, yaitu papan kalibrasi, kamera dan komputer. Pada dasarnya perangkat lunak ini sudah memiliki usabilitas dan akurasi yang baik. Namun, alat bantu bantu yang digunakan masih belum portabel, sehingga menjadi kendala ketika hasil penelitian ini hendak diperkenalkan secara lebih luas di luar ruang lingkup UGM. Selain itu, masih itemukan 13 variabel tubuh yang mengalami bias dari 60 variabel yang diukur. Variabel tersebut ditemukan pada bagian perut, pinggul, dada dan kepala. Penelitian ini kemudian dilakukan untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi. Pengembangan didasarkan pada permasalahan dan saran dari penelitian sebelumnya. Hasil pengembangan kemudian diuji akurasi dan biasnya. Pengujian usabilitas juga dilakukan untuk memastikan bahwa secara keseluruhan, hasil pengembangan sudah memiliki usabilitas yang baik.Adapun metode pengujian usabilitas yang digunakan adalah thinking aloud. Data antropometri yang diperoleh dari hasil pengembangan yang dilakukan menunjukkan bahwa terjadi pengurangan jumlah variabel yang mengalami bias, dari 13 menjadi 1 variabel saja yaitu pada variabel tebal perut berdiri. Selain pengembangan pada buku panduan penggunaan, papan kalibrasi serta kaki penopangnya, pengembangan juga dilakukan dengan penambahan alat bantu berupa penutup kepala danbody marker. Hasil dari uji usabilitas akhir menunjukkan bahwa hasil perbaikan dari pengembangan yang dilakukan sudah lebih baik daripada sebelum dilakukan perbaikan. Hal ini terutama terlihat pada durasi waktu pengerjaan penugasan pada pengujian usabilitas akhir secara signifikan mengalami peningkatan kecepatan dibandingkan pada pengujian usabilitas awal.

Kata Kunci : usabilitas, alat bantu perangkat lunak, antropometri digital

  1. S1-FTK-2012-Fitra_Riana_Wijayantie-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Fitra_Riana_Wijayantie-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Fitra_Riana_Wijayantie-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Fitra_Riana_Wijayantie-title.pdf