Kadar progesteron tikus (Rattus norvegicus) setelah pemberian ekstrak biji Saga (Abrus precatorius L.) pada periode kehamilan
WULANDARI, Nuning, Drs. Suharno, SU
2004 | Tesis | S2 BiologiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji saga Abrus precatorius L. terhadap konsentrasi progesteron pada serum darah tikus dan perkembangan blastosis tikus. Tikus dibagi menjadi lima perlakuan: A1 (dosis I= 0,035 μg/g), A2 (dosis II=0,007μg/g), A3 (dosis III= 0,14μg/g), A4 (plasebo/natrium klorida) dan A5 (kontrol). Tikus betina diberi ekstrak biji saga secara peritonial dari hari kehamilan 0,5- 8,5. Serum darah didapatkan pada hari kehamilan 4,5 dan 8,5 dan diukur dengan metode RIA. Uterus diambil pada hari kehamilan ke 4,5 dan 9,5. Pengamatan histologis dengan menggunakan metode parafin dan pewarnaan hematoksislineosin. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar progesteron tikus pada hari ke 4,5 dan 8,5. Tebal dinding endometrium tikus perlakuan lebih rendah dibandingkan tikus kontrol dan natrium klorida. Terdapat keterlambatan perkembangan blastosis di hari 9,5.
This research was conducted to asses the effect of saga seeds extract (Abrus precatorius L.) on blood serum progesterone concentration, development uterus and blastocys. Female rat were divided into five treatment group : A1 (dosage I, receiving 0,035 μg /g), A2 (dosage II, receiving 0,007 μg /g), A3 (dosage III, receiving 0,14 μg/g), A4 ( plasebo/NaCl) and A5 (control). Female rats were given saga seeds extract intraperitonially from gestation day 0,5 to 8,5. Blood serum were collected on the 4,5th and 8,5th of gestation and quantified for progesterone by RIA. Uterine were removed on 4,5th and 9,5th of gestation. Observation uterine histological structure after preparation using paraffin method and hematoxylin-eosin staining. The result show no significant defferent in serum progesterone concentration on the 4,5th and 8,5th of gestation. The thickness of endometrium wall was decreased on treatment with dosage II, III, cause delayed development of embryo.
Kata Kunci : Biologi Hewan,Progesteron Tikus,Ekstrak Biji Saga, Abrus precatorius, progesterone, endometrium, blastocys