Laporkan Masalah

Metafora Hewan Dalam Peribahasa Arab Mesir

Jessica Meilia Syahreni, Dr. Arief Ma'nawi, S.S., M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Penelitian ini mengkaji tentang metafora nama-nama hewan dalam peribahasa Arab Mesir menggunakan pendekatan metafora konseptual. Penelitian ini dimulai dengan mempertanyakan alasan munculnya nama hewan dalam peribahasa Arab Mesir. Berdasarkan pertanyaan tersebut, pembahasan yang dikaji dalam tesis ini antara lain, menganalisis ranah sumber dan ranah sasaran bana-nama hewan dalam peribahasa Arab Mesir. Adapun, penelitian ini juga membahas hal-hal yang melatarbelakangi penggunaan nama hewan dalam peribahasa Arab Mesir. Pengumpulan data menggunakan metode simak lalu dilanjutkan dengan menggunakan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Metode tersebut dipilih karena data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data tertulis yang bersumber dari buku peribahasa Arab Mesir, yang berjudul "Arabic Proverbs Or The Manners and Customs of The Modern Egyptians Illustrated Form Their Proverbial Saying Current at Cairo" karya John Lewis Burckhardt (1984) dan "Al-Amtsal 'amiyah" karya Ahmad Taymur Basya (2014). Adapun, teknik yang dipakai dalam proses analisis data adalah metode padan, dan penyajian hasil analisis disajikan dalam bentuk narasi dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan nama hewan sebagai ranah sumber dalam peribahasa Arab Mesir sangatlah bervariasi, yaitu terdapat 30 jenis hewan. Hewan yang paling banyak ditemukan adalah Anjing dan Kucing. Adapun, ranah sasaran dari ranah sumber nama hewan dalam peribahasa Arab Mesir mengacu pada beberapa klsifikasi makna acuan, yaitu sifat manusia, perilaku manusia, keadaan dan kondisi manusia, dan benda. Klasifikasi sifat dari seseorang ditemukan 18 makna, klasifikasi perilaku seseorang ditemukan 16 makna, klasifikasi keadaan dan kondisi dari seseorang ditemukan sedikit-dikitnya 13 makna, dan klasifikasi benda ditemukan 5 makna. Adapun, latar belakang dari pemakaian nama hewan dalam peribahasa Arab Mesir dipengaruhi oleh faktor keadaan geografis Mesir, biofrafi Mesir, dan faktor sosial budaya masyarakat Mesir.

This study examines metaphor of animal in Egyptian Arabic proverbs through the lens of Conceptual Metaphor Theory. It begins by asking why animal names appear so frequently in these proverbs. Guided by that question, the thesis analyzes the source domain and target domains of the animal metaphor and explores the factors underlying their use. Data were gathered with an observational method, followed by the non-participatory observational technique. These method were chosen because the data consists of written sources "Arabic Proverbs Or The Manners and Customs of The Modern Egyptians Illustrated Form Their Proverbial Saying Current at Cairo" by  John Lewis Burckhardt (1984) and "Al-Amtsal 'amiyah" by Ahmad Taymur Basya (2014). Data were analyzed with a distributional method, and the results are presented narratively and descriptively. The finding show considerable variety in the use of animal names as source domain, 30 different animal occur, with dogs and cats appearing most often. The corresponding target domains fall into 4 semantic classes, human character trait, human behaviors, human states or conditions, and objects. Eighteen meanings relate to character traits, sixteen to behaviors, at least thirteen to states and conditions, and five to object. The choice of animal names in Egyptian Arabic proverbs is shaped by Egyptian's geographical environment, its historical background, and the socio-cultural context of Egyptian society.

Kata Kunci : Metafora Konseptual, Nama Hewan, Peribahasa Arab Mesir

  1. S2-2025-525499-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525499-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525499-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525499-title.pdf