Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Bahan Konsumsi Berdasarkan Analisis Starch pada Kalkulus Gigi Manusia Pendukung Situs Kolana, Nusa Tenggara Timur
SEKAR KINANTHI WIBOWO, Dr. Mahirta, M.A.
2025 | Skripsi | ARKEOLOGI
Pulau Alor merupakan pulau yang mengandung banyak potensi secara arkeologis. Penelitian yang dilakukan di situs Kolana menambah kekayaan data dan peluang dtusi arkeologi di Pulau Alor. Di antara berbagai tinggalan yang diperoleh, tinggalan kalkulus gigi dari manusia pendukung situs Kolana menjadi salah satu data yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi mikrofosil tumbuhan berupa butir pati yang didapat dari kalkulus gigi manusia pendukung situs Kolana. Setiap butir pati yang ditemukan diidentifikasi jenis tumbuhannya dan dihubungkan dengan praktik pemanfaatan tumbuhan, yakni konsumsi yang dilakukan individu terkait. Dilihat pula variasi konsumsi yang muncul antar individu sampel.
Kalkulus diambil dari tujuh belas gigi dari tiga individu yang ditemukan di situs Kolana. Kalkulus dari masing-masing gigi didegradasi dalam asam EDTA untuk mengumpulkan butir pati yang terperangkap di dalamnya. Butir pati kemudian diamati morfologinya dan dibandingkan dengan sumber sekunder yang memuat morfologi butir pati tumbuhan terkait. Diamati pula perubahan-perubahan yang muncul pada butir pati. Modifikasi yang terlihat dihubungkan dengan pengolahan yang diberlakukan pada setiap jenis tumbuhan.
Dari ketiga individu sampel, ditemukan butir pati dari tujuh jenis tumbuhan, yaitu singkong, ubi jalar, jewawut, jali, jagung, tumbuhan suku Triticeae, dan sagu. Masing-masing individu menunjukkan pola konsumsi yang berbeda, yakni konsumsi individu laki-laki lebih beragam dari konsumsi individu perempuan. Ditemukan butir pati termodifikasi, yakni modifikasi berupa gelatinisasi, melting, pasting, dan crack. Dari jenis modifikasi yang muncul, diperkirakan pengolahan tumbuhan dilakukan dengan merebus/memanggang dan menggiling/mengeringkan.
Alor is an island with a lot of archaeological potential. Excavation at Kolana site has added new archaeological data and research opportunity on Alor Island. Among the various findings obtained, the dental calculus from human teeth are one of the interesting data to study. Starch grain obtained from dental calculus are analyzed, identified, and associated with plant utilization practices, namely consumption carried out by the human. Consumption variety from each individual is also checked.
The dental calculus was taken from seventeen teeth of three individuals from Kolana. Calculus from each tooth was degraded in EDTA to collect the starch granules trapped inside. The morphology of each starch granule were then observed and compared with secondary sources. Changes that appeared in starch granules were also observed. The visible modifications were related to the plant processing by human.
From three individuals, seven types of starch grain were found. They were from cassava, sweet potato, millet, job's tears, corn, Triticeae plant, and sago. There were difference in each indiviual's plant consumption, where the consumption of male was more diverse than female. Modified starch grain were foudn in forms of gelatinization, melting, pasting, and crack. From those modification types, the plants are estimated to be processed by boiling/baking and grinding/drying.
Kata Kunci : konsumsi tumbuhan, butir pati, kalkulus gigi, Situs Kolana, Pulau Alor