Kinerja Induk Sapi Peranakan Ongole Yang Disilangkan Dengan Belgian Blue
Aryatmo Satrio Birowo, Prof. Ir. Panjono, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kinerja induk Sapi Peranakan Ongole (PO) yang disilangkan
dengan straw Belgian Blue (BB). Penelitian ini menggunakan 12 ekor induk PO
yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok satu terdiri dari 6 ekor induk Sapi
PO dikawinkan menggunakan metode inseminasi buatan dengan sperma BB (P1) dan
ditempatkan di kandang individu, sedangkan kelompok dua terdiri dari 6 ekor
induk Sapi PO dikawinkan secara alami dengan pejantan PO (P2) dikandang koloni
kemudian di pindah ke kandang individu setelah bunting dan ditunggu sampai
melahirkan. Setelah pedet umur 2 bulan, induk dipindah ke kandang koloni
bersama pejantan hingga pedet disapih. Parameter yang diamati dalam penelitian
ini adalah bobot badan induk, ukuran dan bobot badan pedet, interval kelahiran,
Indeks Reproduksi Induk (IRI), dan Indeks Produktivitas Induk (IPI). Ukuran dan
bobot badan pedet dikoreksi ke dalam jenis kelamin jantan. Data yang diperoleh
dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan bobot
badan selama tiga bulan akhir kebunting dan penurunan bobot badan selama
laktasi kelompok satu dan dua berturut-turut masing-masing adalah 0,46±0,05 dan
0,31±0,14 kg/hari serta 0,30±0,15 dan 0,27±0,09 kg/hari. Peningkatan bobot
badan kelompok satu lebih besar (P<0>
This study aims to
observed the reproductive performance of Ongole Grade (PO) cows crossed with
Belgian Blue (BB) bull straw. This study used 12 head of PO cows divided into
two groups. Group one consisted of 6 head of PO cows inseminated using
artificial insemination with BB sperm (P1) and kept in individualy pens, while
group two consisted of 6 head of PO cows naturally sired with PO bulls (P2) in
a colony pen and then moved to individual pens after becoming pregnant and
waited until giving birth. After the calves were 2 months old, the cows were
moved to a colony pen with the bulls until the calves were weaned. The
parameters observed in this study were the body weight of the cows, the size
and body weight of the calves, the calving interval, reproductive index (IRI),
and productivity index (IPI). The size and body weight of the calves were
corrected for male sex. The data obtained were analyzed using a T-test. The
results showed that the increase body weight during pregnancy and the decrease
of body weight during lactation were 0.46±0.05 and 0.31±0.14 kg/day and
0,30±0.15 and 0.27±0.09 kg/day, respectively. The body weight gain of group one
was higher (P<0>
Kata Kunci : Kinerja Induk, Sapi Belgian Blue, Peranakan Ongole