Laporkan Masalah

Pengaruh Ekstrak Makroalga Chaetomorpha vieillardii terhadap Pemanfaatan Nutrien Domba Ekor Tipis yang Terinfeksi Cacing Haemonchus contortus

Alfi Indriyani Oktaviana, Prof. Dr. Ir. Kustantinah, DEA.

2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak C. vieillardii terhadap konsumsi dan kecernaan nutrien domba ekor tipis yang terinfeksi cacing H. contortus. Penelitian ini menggunakan 6 ekor domba ekor tipis betina berumur 8-12 bulan dengan berat badan rata-rata 12,60±4,60 kg dan terinfeksi cacing H. contortus dengan jumlah telur 2.593-5.939 Eggs Per Gram feses (EPG). Domba dibagi menjadi dua kelompok perlakuan secara acak. Perlakuan kontrol (P0) berupa pemberian pakan basal dan perlakuan (P1) berupa pemberian pakan basal dan ekstrak C. vieillardii sebanyak 20 mg/kg bobot badan. Ekstrak C. vieillardii diberikan satu kali dalam seminggu sebelum pemberian pakan pagi dan diberikan secara terpisah dengan pakan basal. Pakan basal terdiri dari Pennisetum hybrid dan dedak gandum dengan perbandingan 80:20 yang diberikan secara ad libitum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan basal dan ekstrak C. vieillardii pada domba yang terinfeksi H. contortus menghasilkan tingkat konsumsi nutrien BK, BO, PK, LK, SK, BETN, dan TDN yang lebih tinggi dan berbeda nyata (P<0>C. vieillardii pada domba yang terinfeksi H. contortus memiliki nilai yang lebih tinggi dan berbeda nyata (P<0>C. vieillardii pada domba yang terinfeksi H. contortus tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan perlakuan pemberian pakan basal saja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan basal dan ekstrak C. vieillardii 20 mg/kg bobot badan pada domba ekor tipis yang terinfeksi H. contortus mampu memberikan nilai konsumsi nutrien dan nutrien tercerna yang lebih tinggi dibandingkan dengan domba yang hanya diberi pakan basal saja, dengan koefisien cerna yang tidak berbeda nyata.

This study aimed to determine the effect of C. vieillardii extract supplementation on nutrient intake and digestibility in thin-tailed sheep infected with Haemonchus contortus. The study involved six female thin-tailed sheep, aged 8-12 months, with an average body weight of 12.60± 4.60 kg, naturally infected with H. contortus, and egg counts ranging from 2,593 to 5,939 eggs per gram feces (EPG). The sheep were randomly assigned to two treatment groups. The control group (P0) received a basal diet only, while the treatment group (P1) received the basal diet supplemented with C. vieillardii extract at a dose of 20 mg/kg body weight. The extract was administered once a week before the morning feeding and separately from the basal diet. The basal diet consisted of Pennisetum hybrid and wheat bran in an 80:20 ratio and was provided ad libitum. The results showed that the supplementation of C. vieillardii extract significantly increased (P<0>0.05). It can be concluded that the supplementation of C. vieillardii extract at 20 mg/kg body weight in thin-tailed sheep infected with H. contortus improved nutrient intake and digestible nutrient values, with digestibility coefficients that were not significantly different.

Kata Kunci : Domba ekor tipis, Haemonchus contortus, Chaetomorpha vieillardii, konsumsi nutrien, koefisien cerna nutrien

  1. S1-2025-474098-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474098-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474098-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474098-title.pdf