Strategi Penerjemahan Nama Pahlawan dalam Video Game "Defense of the Ancients 2" (Dota 2) dari Bahasa Inggris ke Bahasa Korea
Aribowo Abdul Jabbar Sulistyoatmojo, Suray Agung Nugroho, S.S., M.A., Ph.D
2025 | Skripsi | BAHASA KOREA
Penelitian ini berisi tentang strategi penerjemahan nama pahlawan dalam gim online “Defense of the Ancients 2” (Dota 2) dari bahasa Inggris ke bahasa Korea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penerjemahan apa saja yang digunakan pada penerjemahan nama pahlawan dalam gim Dota 2. Objek yang diteliti adalah nama pahlawan gim online Dota 2 yang dirilis oleh Valve pada tahun 2013 dengan total 126 data. Nama pahlawan gim Dota 2 secara resmi hanya diterjemahkan ke dalam Mandarin dan bahasa Korea. Analisis dilakukan menggunakan teori strategi penerjemahan nama milik Fernandes (2006), yang membaginya menjadi 10 strategi penerjemahan, yakni strategi rendition, copy, transcription, substitution, recreation, deletion, addition, transposition, phonological replacement, dan conventionality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 strategi yang digunakan yakni strategi rendition digunakan untuk menerjemahkan profesi, gelar, dan julukan, transcription digunakan untuk menerjemahkan nama asli dan kata dalam bahasa Inggris tetapi dipertahankan menyesuaikan fonetik bahasa Korea serta istilah spesifik dalam gim, recreation digunakan untuk membuat nama baru yang menyesuaikan karakteristik serta budaya dalam bahasa Korea, substitution digunakan ketika nama dalam BSu diganti dengan nama dalam BSa yang lebih sesuai secara budaya, addition digunakan untuk menambahkan informasi agar hasil penerjemahan tidak ambigu, dan conventionality digunakan untuk menerjemahkan nama makhluk mitologi sesuai dengan kesepakatan dalam bahasa Korea. Beberapa nama juga diterjemahkan menggunakan 2 (dua) strategi. Strategi yang tidak ditemukan adalah strategi copy, deletion, transposition, dan phonological replacement. Strategi copy dan phonological replacement tidak ditemukan karena perbedaan sistem fonologi bahasa Inggris dan bahasa Korea. Sementara itu, strategi deletion tidak ditemukan karena setiap nama pahlawan relevan dalam world-building Dota 2. Strategi transposition tidak ditemukan karena strategi ini digunakan untuk menerjemahkan judul karya sastra.
This study discusses the name translation strategy of the online game “Defense of the Ancients 2” (Dota 2) hero names from English into Korean. This research aims to identify name translation strategies that were used to translate the hero names in Dota 2 and analyze the reason behind the use of the strategies. The object of the study consists of 126 hero names from Dota 2, released by Valve in 2013. Dota 2 hero names are only translated into Chinese and Korean language officially by Valve. The analysis is based on Fernandes (2006) name translating theory that categorized them into 10 strategies: rendition, copy, transcription, substitution, recreation, deletion, addition, transposition, phonological replacement, and conventionality. The result of the study found that 6 strategies were used. Rendition was used to translating professions, name titles, and epithets; transcription was applied to hero’s original name, English words that is adapted into Korean phonology system, as well as game-specific term; recreation was used to create a new name that matches the characteristic of the heroes, also adjusting it with target language cultural setting; substitution was used to replace source language name into more culturally accepted name in target language; addition was utilized to remove any ambiguity by inserting additional information; and conventionality was used to translate mythological creatures names based on Korean convention. Some hero names also translated by using 2 (two) strategies. Strategies that are not found were copy, deletion, transposition, and phonological replacement. The absence of copy and phonological replacement can be attributed to the phonological system difference between English and Korean. Meanwhile, deletion was not found, as such hero names plays an essential role in the world-building of Dota 2. Lastly, transposition was not applied, as this strategy is typically used for translating literary title.
Kata Kunci : Strategi Penerjemahan Nama, Pahlawan, Dota 2, Bahasa Korea, Bahasa Inggris/Name Translating Strategies, Hero, Dota 2, English, Korean