The Intersection of Gender Dynamics and Power Dynamics in Dear Evan Hansen: The Novel
YEVANI ADISTYA WINDI, Adiba Qonita Zahroh, S.S., M.Litt.
2025 | Skripsi | SASTRA INGGRIS
Ketika sebagian besar kajian akademik terhadap Dear Evan Hansen: The Novel berfokus pada isu kesehatan mental dan persona daring, penelitian ini mengalihkan perhatian pada bagaimana teks tersebut merepresentasikan peran gender dan dinamika kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi serta gangguan terhadap peran gender dan dinamika kekuasaan dalam novel tersebut. Dengan menggunakan teori performativitas dari Judith Butler, konsep maskulinitas hegemonik dari R. W. Connell, dan teori ras kritis dari K. Crenshaw, penelitian ini menelaah bagaimana para tokoh memerankan serta merundingkan identitas maskulin dan feminin. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana kekuasaan beroperasi dalam struktur keluarga dan relasi sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui analisis tekstual yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para tokoh dalam novel ini mengikuti, menentang, dan menggoyahkan peran gender tradisional. Tokoh-tokoh yang menolak peran tersebut cenderung mengalami pengasingan sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa kekuasaan dalam ranah domestik berbasis gender namun dinamis, serta dipengaruhi oleh peran pengasuhan, kondisi mental, dan konteks sosial.
While most academic discussions of Dear Evan Hansen: The Novel focus on themes of mental health and online persona, this study shifts the lens to examine how the text navigates gender roles and power dynamics. This study analyzes the construction and disruption of gender roles and power dynamics in Dear Evan Hansen: The Novel. Using Judith Butler’s theory of performativity, R. W. Connell’s hegemonic masculinity, and K. Crenshaw’s critical race theory, this study examines how characters perform and negotiate masculinity and femininity. Furthermore, the study investigates how power operates within familial and social structures. This study uses a qualitative approach through close textual analysis. The results of the study reveal that the characters in Dear Evan Hansen: The Novel conform to, challenge, and destabilize traditional gender roles and expectations. Characters who resist conforming to traditional gender roles are often alienated. The results also show that structural power in domestic settings is gendered yet fluid and is influenced by factors such as parenting roles, mental health, and social context.
Kata Kunci : gender performance, hegemonic masculinity, power dynamics, Dear Evan Hansen