Implementasi Teknik Pengendalian Kompensator Tipe III Pada DC Buck Converter
Muhammad Rizal Sahiddin, Dr. Ir Fahmizal S.T., M.Sc.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA ELEKTRO
Implementasi perancangan sistem kontrol pada suatu alat
elektronika memerlukan pertimbangan desain kontrol terhadap keluaran yang
diharapkan. Perancangan desain kontrol pada buck converter berfungsi untuk
mengubah tegangan DC menjadi tegangan DC yang lebih rendah dengan memperhatikan
beberapa parameter yang menyangkut kestabilan sistem. Kondisi transien ketika
sistem pertama kali aktif akan mengalami beberapa perubahan yang diluar batas
operasi, seperti lonjakkan tegangan, penurunan tegangan, dan keadaan steady
state yang tidak stabil. Perancangan sistem kendali buck converter dengan
kompensator tipe III bertujuan untuk meningkatkan respons dinamis sistem
terhadap perubahan beban dan perubahan tegangan masukan secara mendadak dengan
mengatur posisi pole dan zero pada sistem kendali, osilasi dapat dikurangi dan
kesalahan pada kondisi steady state dapat dikurangi seminimal mungkin.
Perancangan desain kendali kompensator tipe III menggunakan perangkat lunak
MATLAB dengan memanfaatkan bode plot sebagai analisis respon yang menenentuan
nilai phase margin dan gain crossover frequency untuk mencapai kestabilan
sistem. Hasil dari perancangan
sistem kendali akan dilakukan pengujian berdasarkan nilai phase margin
menggunakan perangkat lunak LT Spice. Nilai phase margin yang menghasilkan
kestabilan sistem terbaik akan dilakukan implementasi pada rangkaian buck
converter. Sebagai perbandingan, sistem pengendali kompensator tipe III akan
dibandingkan dengan sistem loop terbuka dengan menggunakan rangkain pembangkit
gelombang PWM. Pengujian dilakukan dengan menggunakan tegangan masukan 12 V
yang akan diturunkan menjadi 6 V pada beban resistor dan motor DC. Buck
converter dengan sistem pengendali kompensator tipe III pada pengujian variasi
beban resistor menghasilkan nilai steady state berada ditegangan 6 V, sedangkan
pada beban variasi motor DC berubah-ubah dari tegangan 5 V sampai 6 V. Sistem
loop terbuka yang menggunakan pembangkit gelombang PWM pada buck converter,
dengan dilakukan pengujian terhadap variasi beban reistor menghasilkan nilai
steady state berada ditegangan 4,2 V sampai 6,6 V sesuai dengan nilai beban
yang membutuhkan arus besar tegangan akan menurun, sedangkan ketika nilai arus
kecil tegangan akan melebihi dari target penurunan tegangan. Pengujian pada
beban motor DC pada sistem loop terbuka menghasilkan nilai steady state berada
ditegangan 4 V sampai 4,2 V yang menunjukkan ketidakmampuan sistem loop terbuka
dalam menurunkan tegangan secara tepat terhadap beban induktif.
The implementation of control system design in an electronic
device requires a control strategy that takes into account the desired output.
The control design of a buck converter serves to convert a DC voltage into a
lower DC voltage while considering several parameters related to system
stability. During the transient condition when the system is first activated,
several changes may occur beyond the operational limits, such as voltage
overshoot, voltage drop, and an unstable steady-state condition. The control
system design of a buck converter using a Type III compensator aims to improve
the system’s dynamic response to sudden changes in load and input voltage. By
adjusting the position of poles and zeros in the control system, oscillations
can be reduced and steady-state errors can be minimized. The design of the Type
III compensator control is carried out using MATLAB software by utilizing Bode
plot analysis to determine the phase margin and gain crossover frequency to
achieve system stability. The result of the control system design is then
tested based on the phase margin value using LTSpice software. The phase margin
that produces the best system stability will be implemented in the buck
converter circuit. For comparison, the Type III compensator control system will
be compared with an open-loop system using a PWM waveform generator circuit. he
testing was carried out using a 12 V input voltage, which was stepped down to 6
V for both resistive and DC motor loads. The buck converter equipped with a Type
III compensator control system achieved a steady-state output of 6 V under
varying resistive loads. However, when tested with a varying DC motor load, the
output voltage fluctuated between 5 V and 6 V. In the open-loop system, which
uses a PWM waveform generator on the buck converter, testing with varying
resistive loads resulted in steady-state voltages ranging from 4.2 V to 6.6 V.
This variation is influenced by the current demand of the load—when the load
draws high current, the voltage drops, whereas lower current demand causes the
voltage to exceed the intended step-down target. Testing with a DC motor load
in the open-loop system yielded steady-state voltages between 4 V and 4.2 V,
indicating the open-loop system’s inability to accurately regulate voltage
under inductive loads
Kata Kunci : Buck converter, Kompensator tipe III, Respons transien