Laporkan Masalah

Kajian Jenis Pakan Kijang Muntiacus muntjak (Zimmermann, 1780) di Taman Nasional Gunung Merapi Resort Pakem-Turi dengan Metode Analisis Feses

NOVELLA ARRDEA PUTRI, Siti Nurleily Marliana, M.Sc., Ph.D.

2025 | Skripsi | BIOLOGI

Kijang Muntiacus muntjak (Zimmermann, 1780) merupakan salah satu satwa yang ditetapkan sebagai satwa yang dilindungi dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor P.106 Tahun 2018. Perlindungan penting untuk menjaga populasi kijang yang menurun akibat adanya perubahan habitat dan perburuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari jenis tumbuhan yang menjadi pakan alami kijang di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dan mempelajari karakteristik vegetasi di lokasi penemuan feses kijang. Penelitian dilakukan selama 5 bulan (Februari–Juli 2024) di Taman Nasional Gunung Merapi Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Koleksi data dilakukan menggunakan metode indirect sampling, kemudian sampel dianalisis menggunakan metode analisis feses dengan pengenceran asam nitrat untuk mempelajari jenis pakan alami kijang di TNGM. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa jenis tumbuhan yang mendominasi hasil pengamatan fragmen feses kijang adalah Ziziphus mauritiana, Imperata cylindrica, Piper betle, dan Trigonella sp. Hal ini menandakan bahwa jenis tumbuhan tersebut merupakan jenis tumbuhan yang sering dikonsumsi kijang, sehingga bisa dianggap bahwa jenis tumbuhan yang sudah disebutkan bisa mendukung kebutuhan pakan kijang di TNGM. Selain itu, diketahui pula bahwa lokasi ditemukannya feses kijang memiliki karakteristik berkanopi rapat, area vegetasi berhabitus rumput, dan terdapat banyak seresah daun. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi mengenai jenis pakan alami kijang di TNGM.

Muntjac Muntiacus muntjak (Zimmermann, 1780) is one of the animals designated as protected in the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number P.106 of 2018. The protection of muntjac is important to maintain its population which is declining due to changes in habitat and hunting. This research aims to study the types of plants that serve as natural food for deer in Mount Merapi National Park and the characteristics of the vegetation at the location where deer feces were found. The research was conducted for 5 months (February 2024–July 2024) in Mount Merapi National Park, Pakem, Sleman, Special Region of Yogyakarta. Data was collected using an indirect sampling method, then the samples were analyzed using the feces analysis method with nitric acid dilution. This study shows that the types of plants that dominate the results of observations of deer feces fragments are Ziziphus mauritiana, Imperata cylindrica, Piper betle, and Trigonella sp. This indicates that these types of plants are types of plants that are often consumed by deer, so it can be assumed that the types of plants that have been mentioned can support the needs of deer feed in TNGM. In addition, it is also known that the location where deer feces were found has characteristics of a dense canopy, a vegetation area with grass habitus, and surrounded by leaf litter. This study is expected to be used as a source of information regarding the types of natural food for deer in Mount Merapi National Park.

Kata Kunci : Fragmen epidermis, fragmentasi habitat, kijang, Muntiacinae

  1. S1-2025-458310-abstract.pdf  
  2. S1-2025-458310-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-458310-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-458310-title.pdf