Laporkan Masalah

ANALISIS PEMILIHAN PRODUK PERAK TERBAIK DAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP) DAN FUZZY QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (FQFD) (Studi Kasus di Industri Kerajinan Perak Kotagede)

Esaka Diraga , Ir. Andi Sudiarso, S.T., M.T., M.Sc.,Ph.D., IPM. ASEAN. Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Turunnya minat beli konsumen terhadap kerajinan perak Kotagede dan terjadinya persaingan antar pengrajin kerajinan perak Kotagede menyebabkan perlu adanya upaya untuk meningkatkan kualitas produknya, yang meliputi dimensi performance, feature, durability, service, estetika, perceived quality, reability, dan conformance. Untuk meningkatkan kualitas produk perak dan daya saing di masa yang akan datang, maka perlu ditentukan terlebih dahulu produk perak terbaik menurut konsumen. Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah salah satu cara untuk memutuskan antara kriteria kompleks dalam tingkat yang berbeda, sedangkan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) merupakan ekstensi sintetis dari metode AHP tradisional ketika terdapat keraguan dalam pengambilan keputusan. Diharapkan penggunaan FAHP menghasilkan nilai yang lebih akurat dikarenakan terdapatnya perubahan persepsi pada konsumen. Selanjutnya, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas produk adalah dengan menggunakan metode Fuzzy Quality Function Deployment (FQFD). Analisis FQFD dipilih karena penilaian setiap orang memiliki persepsi tingkat penilaian berbeda-beda sehingga penilaian menjadi samar dan ambigu. Analisis FQFD menggunakan bilangan fuzzy jenis Symmetrical Trapezoidal Fuzzy Numbers. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah diperolehnya kriteria yang mempengaruhi pengguna dalam pemilihan produk kerajinan perak, yaitu: kualitas, harga, model, ukuran, aksesoris batuan, berat, packaging, dan fungsi. Alternatif yang terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang diinginkan konsumen dalam pemilihan produk kerajinan perak adalah produk kerajinan perusahaan Borobudur Silver. Alternatif pada urutan kedua adalah produk kerajinan perusahaan HS Silver, diikuti dengan produk kerajinan perusahaan Ansor Silver. Hal utama yang harus dilakukan perusahaan Borobudur Silver untuk memperbaiki kualitas produk kerajinan perak berturut-turut, yaitu: inovasi bentuk/model, inovasi motif, teknik mengkombinasikan antar bahan, proses pembuatan, teknik pengukuran, peningkatan kreatifitas, teknik memadukan warna, ketersediaan bahan tambahan, dan pengembangan alat.

Kata Kunci : Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP), Fuzzy Quality Function Deployment (FQFD), House of Quality, Produk Kerajinan Perak

  1. S1-FTK-2012-Esaka_Diragan-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Esaka_Diragan-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Esaka_Diragan-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Esaka_Diragan-title.pdf