Laporkan Masalah

Evaluasi dan Rekomendasi Penerapan Konsep Green Building pada Gedung Ibu dan Anak RSUP dr Sardjito

Fidelya Sabiya Adhani, Lava Himawan, S.T, M.T.

2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA PELAKSANAAN BANGUNAN SIPIL

Gedung Ibu dan Anak RSUP Dr. Sardjito merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang telah menerapkan prinsip bangunan hijau (green building) dan memperoleh predikat Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI) melalui sertifikasi GREENSHIP versi 1.2 pada tahap Rekognisi Desain (Design Recognition – DR). 
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi konsep green building pada tahap operasional bangunan dengan menggunakan enam kategori penilaian GREENSHIP, yaitu: Tepat Guna Lahan (ASD), Efisiensi dan Konservasi Energi (EEC), Konservasi Air (WAC), Sumber dan Siklus Material (MRC), Kesehatan dan Kenyamanan dalam Ruang (IHC), dan Manajemen Lingkungan Bangunan (BEM). 

Evaluasi dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder, termasuk analisis dokumen, survei lapangan, dan simulasi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung telah memenuhi sebagian besar kriteria prasyarat dan kredit dengan perolehan poin akhir sebesar 71 poin. Namun, masih terdapat potensi peningkatan melalui rekomendasi desain dan non-desain, seperti pengoptimalan sistem pencahayaan alami, pemanfaatan energi terbarukan, dan penambahan fitur lansekap hijau.

Rekomendasi yang disusun diharapkan dapat meningkatkan peringkat sertifikasi bangunan hijau dari Gold menjadi Platinum, serta memperkuat kontribusi bangunan terhadap efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan dalam sektor fasilitas kesehatan di Indonesia.

Pile foundation is a crucial element in construction, functioning to transfer structural loads to deeper soil layers. In non-cohesive soils such as sand, the pile driving process can cause changes in particle arrangement. The extent of soil deformation is highly influenced by the soil's density. This study aims to analyze the displacement patterns of sand particles caused by pile driving at various density levels using the Particle Image Velocimetry (PIV) method.

The laboratory tests were conducted using a half pile model made of aluminum with a diameter of 1 cm and a length of 6 cm (L/D = 6). The pile was driven into sandy soil with relative densities of 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, 90%, and 95%, using a scaled drop hammer method. During the driving process, a series of digital images were captured and analyzed using GeoPIV software in MATLAB to visualize the influence zones in both vertical and horizontal directions.

The results indicate that both vertical and horizontal influence zones increased with soil density up to an optimum range between 85% and 90%. The maximum vertical influence zone (RV) reached 20.63 mm (2.06D) at 90?nsity, while the maximum total horizontal influence zone (RH) was 46.64 mm (4.66D) at 85?nsity. However, at 95?nsity, the deformation range decreased due to limited energy propagation in the overly dense soil structure. The vertical deformation pattern shifted from elongated to elliptical, while the horizontal deformation showed asymmetry, indicating possible pile tilting during driving. This study demonstrates that soil density variation significantly affects the pattern and extent of deformation caused by pile driving.

Kata Kunci : Driven pile foundation, sand, soil density, deformation, PIV

  1. D4-2025-482914-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482914-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-482914-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-482914-title.pdf