Laporkan Masalah

PENILAIAN KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN BERDASARKAN KRITERIA ECO-SETTLEMENT PADA KAWASAN KUMUH ELO KAMBANG KEDALI, KOTA MAGELANG

Ignatia Amelie Happy Cancera, Ratih Fitria Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D.

2025 | Skripsi | GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Salah satu permasalahan yang dapat terjadi akibat adanya pertumbuhan penduduk di Kota Magelang adalah meningkatnya luas wilayah permukiman kumuh. Berdasarkan SK Walikota Magelang Nomor 650/072/112 tahun 2022, ditetapkan bahwa terdapat tiga kawasan permukiman kumuh, dengan kawasan terluas adalah Kawasan Elo Kambang Kedali. Salah satu cara penanganan permukiman kumuh adalah mengetahui kualitas lingkungan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan kualitas permukiman di kawasan permukiman kumuh Kota Magelang, (2) Mengidentifikasi aspek yang berkontribusi terhadap permukiman kumuh di Kota Magelang.

Proses yang dilakukan terbagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-lapangan, lapangan, dan pasca lapangan. Proses pra-lapangan, digunakan peta batas kawasan permukiman kumuh, serta jumlah bangunan digunakan untuk menentukan jumlah sampel. Perhitungan jumlah sampel dilakukan berdasarkan perhitungan Isaac dan Michael, sehingga menghasilkan jumlah sampel sebesar 63. Proses lapangan dilakukan dengan melakukan wawancara dengan pertanyaan tertutup. Selanjutnya, hasil wawancara diolah untuk menentukan tingkat klasifikasi dan mengetahui korelasi tiap aspek menggunakan metode korelasi Spearman. 

Terdapat empat aspek yang dinilai dalam kualitas lingkungan permukiman menggunakan kriteria eco-settlement ini, yaitu aspek ekonomi, sosial, kelembagaan, dan ekologi. Akumulasi dari keempat aspek ini menunjukkan bahwa terdapat 8 RT yang memiliki kualitas lingkungan buruk, 11 RT dengan kualitas lingkungan permukiman sedang, dan 9 RT dengan tingkat yang baik, dengan total keseluruhan RT yang terdapat pada Kawasan Kumuh Elo Kambang Kedali adalah 28 RT dan tersebar dalam 5 kelurahan. Aspek ekologi menjadi aspek yang berkontribusi paling kuat terhadap kualitas lingkungan permukiman yang ada di Kawasan Kumuh Elo Kambang Kedali. Aspek ini juga memiliki kontribusi terhadap seluruh nilai kualitas lingkungan permukiman di seluruh kelurahan yang termasuk ke dalam kawasan kumuh.

One of the problems that can occur due to population growth in Magelang City is the increasing area of slum settlements. Based on the Decree of the Mayor of Magelang Number 650/072/112 of 2022, it was determined that there are three slum areas, with the largest area being the Elo Kambang Kedali Area. One way to deal with slums is to know the quality of the residential environment. This study aims to: (1) Explain the quality of settlements in the slum areas of Magelang City, (2) Identify aspects that contribute to slums in Magelang City.

The process carried out is divided into three stages, namely pre-field, field, and post-field. The pre-field process, a map of slum area boundaries is used, and the number of buildings is used to determine the number of samples. The calculation of the number of samples was carried out based on Isaac and Michael's calculations, resulting in a sample size of 63. The field process was carried out by conducting interviews with closed-ended questions. Furthermore, the interview results were processed to determine the classification level and determine the correlation of each aspect using the Spearman correlation method.

There are four aspects assessed in the quality of this settlement environment using eco-settlement criteria, namely economic, social, institutional, and ecological aspects. The accumulation of these four aspects shows that 8 RTs have poor environmental quality, 11 RTs with moderate environmental quality, and 9 RTs with a good level, with a total of 28 RTs in the Elo Kambang Kedali Slum Area and spread across 5 Sub-district. The ecological aspect is the aspect that contributes most strongly to the quality of the residential environment in the Elo Kambang Kedali Slum Area. 


Kata Kunci : Kualitas Lingkungan, Permukiman Kumuh, Eco-settlement

  1. S1-2025-477589-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477589-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477589-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477589-title.pdf