Karakterisasi Pasien Thalassemia Rawat Jalan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Tahun 2023-2025
Odelia Hapsari Kusumastuti, Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc.
2025 | Skripsi | BIOLOGIThalassemia merupakan kelainan genetik yang ditandai dengan gangguan sintesis rantai globin pada hemoglobin. Thalassemia menjadi salah satu penyakit paling banyak didiagnosa rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan karakterisasi pasien thalassemia rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2023-2025. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif univariat dengan pendekatan cross-sectional. Data yang digunakan diambil dari rekam medis pasien rawat jalan yang melakukan tata laksana thalassemia pada tahun 2023-2025. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa sebagian besar pasien didiagnosa dengan thalassemia tidak spesifik, berjenis kelamin perempuan dan merupakan anak usia sekolah. Pasien yang datang mendapatkan edukasi selama masa perawatan, dan pasien yang menjalani transfusi darah mayoritas melakukan transfusi sebanyak 1-2x sebulan dan telah melakukan transfusi sebanyak kurang dari 13 kali dalam kurun waktu kurang dari 10 bulan. Pasien didominasi memiliki kadar Hb 7-9 g/dL dengan golongan darah O. Seluruh pasien menggunakan BPJS Kesehatan dan terlihat pucat saat mendaftat. Persentase tertinggi pasien beragama Islam, bersukubangsa Jawa, dan belum menikah. Disarankan pasien maupun pelayan kesehatan di rumah sakit dapat melengkapi data rekam medis.
Thalassemia is a genetic disorder characterized by impaired synthesis of the globin chains in hemoglobin. It is one of the most commonly diagnosed diseases in the outpatient unit of RSUD Dr. Moewardi in Surakarta. This study aims to perform characterization of thalassemia patients in the outpatient unit of RSUD Dr. Moewardi Surakarta in 2023–2025. The method used in this research is univariate descriptive analysis with a cross-sectional approach. The data were obtained from the medical records of outpatient thalassemia patients treated between 2023 and 2025. The results show that most patients were diagnosed with unspecified thalassemia, were female, and were of school age. Patients generally received health education during treatment, and among those who underwent blood transfusions, most received transfusions 1–2 times per month and had undergone fewer than 13 transfusions over a period of less than 10 months. Most patients had hemoglobin levels of 7–9 g/dL and blood type O. All patients were registered with the BPJS Kesehatan program and appeared pale upon admission. Most patients were Muslim, of Javanese ethnicity, and unmarried. It is recommended that both patients and healthcare providers at the hospital ensure the completeness of medical record data.
Kata Kunci : thalassemia, rekam medis, epidemiologi, deskriptif, cross-sectional