Pengaruh Kinerja ESG terhadap Risiko Pasar Perusahaan di Sektor Energi: Studi pada Kawasan Asia Pasifik Tahun 2017–2023
Yura Arsyah Hutabarat, Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., MBA.
2025 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kinerja Environmental, Social, dan Governance (ESG) memengaruhi risiko yang dihadapi perusahaan di sektor energi di kawasan Asia Pasifik selama tahun 2017 hingga 2023. Fokus utama adalah mengisi kekosongan riset yang belum banyak membahas dampak masing-masing aspek ESG terhadap risiko pasar perusahaan di wilayah ini. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan analisis data panel, data diambil dari peringkat ESG global serta laporan keuangan perusahaan energi. Hasilnya menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kinerja ESG membantu mengurangi risiko perusahaan, terutama pada aspek lingkungan dan sosial yang memberikan dampak paling kuat. Namun, aspek tata kelola (governance) tidak terlihat berpengaruh signifikan, kemungkinan karena standar tata kelola berbeda-beda di tiap negara dan perusahaan. Temuan ini sejalan dengan teori stakeholder dan expectancy yang menjelaskan bagaimana perusahaan merespons tekanan dan harapan dari pihak luar melalui praktik bisnis yang berkelanjutan. Kesimpulannya, menerapkan ESG, khususnya di bidang lingkungan dan sosial, bisa menjadi strategi ampuh untuk mengurangi risiko di sektor energi Asia Pasifik dan menjadikan keberlanjutan sebagai alat penting menghadapi berbagai tantangan global.
This study aims to analyze the impact of Environmental, Social, and Governance (ESG) performance on corporate risk in the energy sector across the Asia-Pacific region from 2017 to 2023. Employing a quantitative approach with panel data from energy companies with comprehensive ESG records, the findings reveal that overall ESG performance significantly reduces corporate risk. The Environmental and Social pillars have the strongest influence in mitigating risk, while the Governance pillar shows no significant impact. These findings support the stakeholder theory and expectancy theory, highlighting the importance of companies' responses to external pressures and stakeholder expectations through sustainable business practices. This research underscores that ESG implementation is not merely a form of corporate social responsibility but also an effective risk mitigation strategy for energy companies facing regulatory and climate-related challenges.
Kata Kunci : ESG, risiko perusahaan, sektor energi, Asia Pasifik