Karakteristika hujan di beberapa stasiun hujan di wilayah DKI Jakarta
PRIAMBODO, Sebastianus, Dr.Ir. Djoko Legono
2004 | Tesis | S2 Teknik SipilPeristiwa banjir di Jakarta yang terjadi pada awal tahun 1996 dan 2002 ini, telah menggenangi beberapa daerah di Jabodetabek, mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materiil menambah rangkaian sejarah kejadian banjir di Jakarta sebagai ibukota negara. Banyak studi telah dilakukan untuk menjawab persoalan banjir Jakarta, namun belum diungkapkan karakteristika hujan penyebab banjir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristika hujan di beberapa stasiun pengamatan curah hujan dengan menggunakan data selama tahun pencatatan untuk pemantauan hubungan sebab-akibat pada kejadian banjir tahun 1996 dan 2002. Data hujan selama tahun pencatatan dapat dipergunakan sebagai pengumpulan data dasar atau inventarisasi. Karakteristika hujan masing-masing stasiun dinyatakan dengan sifat normal-abnormal terhadap kurva normal dan hujan rata-rata wilayah, metode kuadrat terkecil serta penerapan rumus Halim Perdanakusuma dan pola distribusi hujan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas curah hujan penyebab banjir tahun 1996 dan 2002 merupakan kejadian abnormal. Kejadian abnormal terjadi pada Stasiun Bekasi, Citeko, Darmaga, Depok, Katulampa, Kemayoran, Kresek dan Tanjung Priok.
Jakarta, as the capital city of Indonesia was hit by the floods. In early 1996 and 2002 it was recorded that floods are the worst. The floods have inundated several area in Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi), left casualties and yielded a financial and an economic damage. These matters will add the long history of Jakarta’s Flood. Various studies about Jakarta’s flood have conducted thoroughly, some reasons of flood and recommendation mitigation one were issued. Actually the studies did not mentioning the characteristic of rainfall events. The aim of the study is to investigate the characteristic of rainfall from several rainfall stations, which bring about the Jakarta’s Flood by rainfall data series. In spite of those rainfall data is used for investigate of the 1996 and 2002 floods it is able to be used as data base. The characteristic of rainfall of the 1996 and 2002 floods is known by obtained the normal heavy intensity curve, catchment’s rainfall, least square method, formula of Halim Perdanakusuma and rainfall distribution pattern. The conclusion of the study based on several rainfall stations in the study area is the daily rainfall intensity of 1996 and 2002 floods are abnormal condition. The abnormalities are shown in Bekasi, Citeko, Darmaga, Depok, Katulampa, Kemayoran, Kresek and Tanjung Priok Stations
Kata Kunci : Sumberdaya Air,Banjir,Karakteristik Hujan, Jakarta flooding, characteristics, abnormalities